Kami mengharapkan para pengurus masjid selaku tokoh agama dan tokoh masyarakat juga bisa mengingatkan warga agar senantiasa mewaspadai penyebaran virus corona dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan,Marabahan (ANTARA) - Akibat pandemi COVID-19, kunjungan safari Ramadhan 1442 Hijriyah bagi Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola), Kalimantan Selatan ditiadakan.
Masjid di 17 kecamatan se- Batola semula dijadwalkan mendapat kunjungan bupati dan wakil hanya mendapatkan bantuan yang diserahkan melalui pengurus dalam dua tahap guna menghindari kerumunan, Kamis (15/4) pagi.
Bupati Batola Hj Noormiliyani AS menyerahkan bantuan kepada sembilan masjid yang terdapat di sembilan kecamatan dengan nilai masing-masing Rp45 juta, rinciannya dari Pemkab Batola Rp25 juta, Bank Kalsel Cabang Marabahan Rp10 juta dan PT Talenta Bumi Rp10 juta.
Sedangkan delapan masjid di delapan kecamatan lainnya akan diserahkan Wakil Bupati H Rahmadian Noor pada tahap berikutnya.
Sembilan masjid menerima bantuan dari Bupati Hj Noormiliyani masing-masing Masjid Nurul Huda yang terdapat di Desa Anjir Serapat Muara (Anjir Muara), Masjid Nurul Hasanah Desa Pendalaman Baru (Barambai), Masjid Jami Nurul Muslimin Desa Desa Rangga Surya (Belawang), Masjid Nuruddin Desa Bantuil (Cerbon).
Selanjutnya, Masjid Nurul Huda Desa Karya Makmur (Tabukan), Masjid Noor Hidayatul Mukarramah Desa Tabunganen Pemurus (Tabunganen), Masjid Miftahul Jannah Desa Antar Raya (Marabahan), Masjid Nurul Huda Desa Sidomulyo (Wanaraya), dan Masjid Shirathal Mustaqim Desa Tinggiran Baru (Mekarsari).
“Kami mohon maaf pada Ramadhan 1442 Hijriyah ini tak bisa melakukan kunjungan safari karena pandemi COVID-19 ini. Kami hanya bisa menyerahkan bantuan mesjid melalui pengurus dan pelaksanaannya pun dalam dua tahap untuk mengurangi kerumunan,” tutur Noormiliyani di sela penyerahan bantuan, di Aula Mufakat Kantor Bupati Batola.
Terkait dengan bantuan, bupati berharap bisa bermanfaat untuk kebutuhan mesjid terutama untuk memperbaikan kerusakan.
Di sela acara penyerahan bantuan masjid, mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu juga menyinggung tentang wabah COVID-19.
Dia mengharapkan, kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan memakai masker, menjaga jarak dan sering-sering mencuci tangan.
Demikian pula kepada para pengurus masjid, dia meminta, selalu memperhatikan penerapan prokes di mesjid masing-masing dalam setiap kegiatan peribadatan.
Terlebih pada bulan puasa, sebutnya, tingkat intensitas kegiatan peribadatan masyarakat semakin tinggi.
“Kami mengharapkan para pengurus masjid selaku tokoh agama dan tokoh masyarakat juga bisa mengingatkan warga agar senantiasa mewaspadai penyebaran virus corona dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan,” pinta Noormiliyani.
Dengan cara selalu waspada terhadap bahaya virus corona, dia berharap, tingkat sebaran yang terjadi di Batola bisa menurun, bahkan akhirnya berhenti.
Pewarta: AriantoEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.