Pernyataan itu disampaikan bupati saat memimpin rapat koordinasi mingguan di Aula Barakat Martapura, Senin diikuti Sekda Banjar M Hilman, kepala SKPD, pimpinan perusahaan daerah hingga camat.
"Ada poin penting siap diwujudkan dalam pembangunan yang menjadi target kami yakni membangun 50 lokasi TPS yang menjadi ujung tombak penanganan sampah," ujar bupati di depan peserta rakor.
Ia mengatakan, penanganan limbah buangan manusia itu akan menjadi fokus perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bekerja sama dengan SKPD terkait termasuk camat dan lurah yang mengetahui wilayahnya.
Menurut dia, pembangunan tempat sementara pembuangan sampah di lingkungan masyarakat itu harus masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lima tahun ke depan.
"Sesuai target kami membangun 50 lokasi TPS maka harus masuk dalam RPJMD sehingga bisa direalisasikan dan TPS merupakan solusi menangani sampah terutama di wilayah Kertak Hanyar, Gambut dan lainnya," ujar dia.
Dikatakan, Asisten II akan menjadi koordinator penanganan sampah dan penanganan jangka panjang perlu pengadaan lahan sedangkan jangka pendek adalah pembelian truk sampah sebanyak 5 unit.
Pewarta: Yose RizalEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.