Dua korban banjir di Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu berhasil dievakuasi petugas setelah satu malam sempat hilang terbawa arus.

"Korban Jupri (75) dan Galuh (35) warga Desa Sungai Danau kini sudah ditemukan sejumlah petugas," kata kepala Bagian Humas, Tanah Bumbu  Ardiansyah saat menyalurkan bantuan korban banjir, Sabtu.

Banjir yang berlangsung Sabtu dinihari diduga datang tiba-tiba menggenangi pemukiman warga sehingga korban yang saat banjir terlelap tidur tidak sempat menyelamatkan diri.

Di lokasi yang cukup parah khususnya di pinggiran sungai ketinggian air hingga kini masih mencapai satu hingga dua meter.

Sementara di pemukiman yang padat penduduk kondisi air mulai surut dengan ketinggian sekitar 30 cm.

Tanpa menunggu lama, pejabat pemerintah daerah langsung menyalurkan berbagai macam bantuan.

Dipimpin Bupati dr. Zairullah Azhar sejumlah pejabat pemerintah mulai Dinas Kesbanglinpemas, Dinas Sosial, dan sejumlah unsur muspida telah menggalang bantuan untuk para korban.

"Ini kami lakukan supaya penyaluran bantuan bisa lebih cepat. Melalui posko yang ada para korban banjir bisa memenuhi segala keperluan karena masalah sembako sudah kami siapkan langsung dari pedagang setempat," kata Ardiansyah.

Di wilayah Kecamatan Satui, kondisi banjir sempat meluas hingga merendam delapan desa. Diantaranya Desa Sekapuk, Desa Sungai Danau, Desa Jombang, Makmur Mulya, Bukit Baru, Sinar Bulan, dan Desa Satui Barat yang sebagian besar terletak di bantaran sungai.

"Sebenarnya banjir ini adalah banjir musiman. Yang mana setiap tahun terjadi musim hujan di daerah tersebut pasti terjadi banjir," katanya.


Editor : Abdul Hakim Muhiddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026