Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Sekitar 200 mahasiswa di Kalimantan Selatan berunjuk rasa di DPRD provinsi setempat, Selasa, dan mendesak anggota dewan tersebut agar dalam melaksanakan tugas, menghindari tindak pidana korupsi.


Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin yang berunjuk rasa dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia 2014 itu, ditemui Wakil Ketua DPRD Kalsel H Hamsyuri.

Selain itu, pengunjuk rasa mendesak penguasa daerah supaya menghindari tindakan korupsi, serta menuntut anggota legislatif dan eksekutif transparan dalam penyusunan serta pengelolaan anggaran.

Pengunjuk rasa juga meminta penuntasan penanganan kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) pada Biro Kesra Pemprov Kalsel tahun 2010 sebesar Rp27,5 miliar.

Kemudian meminta anggota legislatif dan eksekutif agar tidak menyalahgunakan wewenang atau jabatan dalam mengambil kebijakan, dan sebagai wakil rakyat harus peka terhadap keluhan masyarakat.

Dalam aksi unjuk rasa mahasisa perguruan tinggi negeri tertua dan ternama di "Bumi Perjuangan Pangeran Antasari" Kalsel itu, mengusung sejumlah spanduk dan poster yang berisikan peringatan bahaya laten korupsi.

Pengunjuk rasa juga menggelar aksi teaterikal yang menggambarkan buasnya penguasa korup menggerogoti duit rakyat. Namun aksi mahasiswa tersebut hanya dihadapi Waki Ketua DPRD Kalsel dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Menanggapi tuntutan pengunjuk rasa tersebut, saudara HM Zairullah Azhar (mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalsel dua periode) itu secara pribadi menyatakan, siap memberikan dukungan.

"Namun kalau atas nama lembaga DPRD tentu ada mekanisme, tak bisa memberikan keputusan secara sendiri/pribadi, tapi harus melalui musyawarah guna mencapai mufakat," tandasnya.

Mengenai masalah bansos yang melibatkan anggota DPRD Kalsel periode 2009 - 2014, dia menyatakan, menyerahkan penanganan itu ke pihak kejaksanaan setempat.

Dalam aksinya, pengunjuk rasa mendaulat Hamsyuri sebagai motivator anti korupsi bagi mahasiswa sebagai generasi bangsa.

  Politisi PKB itu juga bersedia menanda tangani surat pernyataan bersama mahasiswa menjadi garda terdepan dalam upaya mencegah dan memberantas korupsi.    

Pewarta: Syamsuddin Hasan
: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026