Pelaihari, Kalsel, (Antaranews Kalsel) - Ketua DPRD Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Ahmad Yani mengharapkan, penyerapan anggaran tahun 2015 oleh penggunaan anggaran di satuan kerja perangkat daerah jajaran pemkab setempat terealisasi minimal 90 persen.


"Dengan lebih awal disahkannya APBD 2015 sebesar Rp1,790 triliun lebih, maka tidak ada lagi penggunaan anggaran kurang dari 90 persen," ujarnya usai rapat paripuran peringatan ke-49 hari jadi Kabupaten Tanah Laut (Tala) di Pelaihari, Selasa.

Menurut dia, pada tahun anggaran sebelumnya pengesahan APBD murni kabupaten belum pernah seperti pengesahan APBD 2015 dan ini merupakan prestasi bagi legislatif dan eksekutif.

"Sebelumnya pengesahan APBD murni kabupaten di awal tahun dan ini akan berdampak pada penggunaan anggaran, karena kegiatan bisa dilaksanakan pada awal April atau paling lambat Mei 2015," tegasnya.

Ia menyatakan, pada APBD 2015, pemerintah kabupaten (Pemkab) sudah bisa melaksanakan kegiatan atau pelelangan awal Januari, setelah diketahui siapa pemenangnya, maka pada Februari melaksanakan kegiatan pembangunan.

"Anggaran di APBD 2015 Kabupaten Tanah Laut masih memprioritaskan tiga dinas seperti, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan," katanya.

Lebih lanjut dia mengemukakan, selain tiga dinas yang menjadi prioritas anggaran, pemkab setempat juga menganggarkan penelitian melibatkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

"Kita berharap melalui penelitian tersebut dapat membantu perencanaan pembangunan Tanah Laut ke depan yang lebih baik," demikian Ahmad Yani.

Bupati Tanah Laut H Bambang Alamsyah menyatakan, Pemkabnya terus berupaya meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.

  "Peningkatan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan sangat kita harapkan, karena sesuai dengan visi dan misi maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanah Laut," katanya.     

Pewarta: Arianto
: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026