...sistem CAT peserta secara bertahap melakukan login ke sistem aplikasi karena kemampuan server terbatas akhirnya ada beberapa peserta yang gagal dalam proses input data,"
Tanjung, (AntaranewsKalsel) - Memasuki hari kedua pelaksanaan seleksi calon pegawi negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, sebanyak 11 peserta harus mengikuti tes ulang karena kegagalan dalam proses sistem computer assisted test.


Kepala sub bagian data dan informasi, BKD Tabalong, Marpi`e di Tanjung, Senin menjelaskan 11 peserta akan mengikuti tes CPNS ulang yang dijadwalkan pada hari terakhir pelaksanaan seleksi, Sabtu (1/11).

"Dengan sistem CAT peserta secara bertahap melakukan login ke sistem aplikasi karena kemampuan server terbatas akhirnya ada beberapa peserta yang gagal dalam proses input data," jelas Marpi`e.

Hal senada juga dijelaskan perwakilan Lembaga Pengembangan Mutu Pendidikan (LPMP) Banjarbaru, Parjiya menjelaskan mulai hari pertama pelaksanaan seleksi CPNS, peserta diberi arahan untuk mulai memproses lembar soal secara online secara bergantian untuk menghindari kegagalan input data.

"Meski sistem CAT lebih praktis dan canggih dalam seleksi CPNS namun peserta juga harus mematuhi aturan penggunaannya termasuk cara input data sesuai arahan dari petugas," tambah Parjiya.

Sementara itu hari pertama pelaksanaan CPNS pada Minggu (26/10) sebanyak 4 peserta tidak hadir dengan alasan 1 orang melaksanakan ibadah haji dan sisanya tidak ada penjelasan.

"Dari empat orang yang tidak hadir mengikuti seleksi CPNS hari pertama, satu orang yang berhasil kita hubungi karena sedang melaksanakan ibadah haji dan tiga orang tanpa keterangan," tambah Marpi`e.

Dalam pelaksanaan CPNS, panitia seleksi membagi jadwal tes mulai 26 Oktober sampai 1 Nopember dengan rincian satu hari untuk 400 peserta.

Sebagai pengawas, selain dari panitia seleksi CPNS Tabalong juga melibatkan 3 orang perwakilan LPMP Banjarbaru.

Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026