Tiga cabang olah raga yang belum menggelar kejuaraan provinsi yaitu menembak, sepak bola dan karate, ungkap Sekretaris Umum KONI Provinsi Kalsel Sarmidi kepada ANTARA di Banjarmasin, Rabu.
Namun demikian ketiga cabang olah raga tersebut dipastikan akan menggelar kejuaraan provinsi secepatnya, tambahnya.
Sementara itu untuk cabang olah raga bola basket hingga kini masih menggelar kejuaraan provinsi yang diikuti beberapa kabupaten/kota se Kalsel di Lapangan Basket Sasana Bina Krida Kota Banjarmasin.
Kejuaraan provinsi dirasakan perlu agar proses pembinaan dan prestasi untuk setiap cabang olah raga dari seluruh kabupaten/kota dapat berjalan dengan lancar.
Atas kelancaran proses pembinaan serta prestasi untuk setiap cabang olah raga tersebut maka kemampuan para atlet Bumi Antasari dapat terasah.
"Seperti halnya pisau yang sering diasah maka atlet yang kerap mengikuti latihan maupun pertandingan maka kemampuan tanding atlet tersebut juga akan bertambah," katanya.
Oleh sebab itu jika suatu ketika atlet-altet tersebut mewakili Kalsel dalam ajang nasional maka kemampuan mereka tidak dapat dipandang sebelah mata.
Hal tersebut telah terbukti dari beberapa cabang olah raga yang berhasil memperoleh medali emas dalam ajang Pekan Olah Raga Nasional beberapa waktu lalu.
KONI Kalsel saat ini miliki setidaknya 15 cabang olah raga unggulan diantaranya biliar, gulat, angkat berat, angkat besi dan Binaraga. Selain itu KONI Kalsel juga memiliki 21 cabang olah raga yang dianggap potensial seperti sepak bola, bola voli, bulu tangkis dan golf.
Dengan jumlah 36 cabang olah raga tersebut KONI Kalsel juga bertekad akan mengikutsertakan seluruh cabang olah raga yang dimiliki ke ajang kejuaraan nasional dan pra PON, demikian Sarmidi.
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.