Aksi yang digelar setelah puncak Peringatan Hari Kemerdekaan tepatnya sekitar pukul 12.00 wita itu diselenggarakan Tim Penggerak Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) bersama Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kabupaten Barito Kuala.
Menurut rencana kegiatan dipusatkan di Lapangan Sepekbola 5 Desember Marabahan itu akan dilepas Bupati Batola Hj Noormiliyani AS beserta jajaran Forkopimda dan pejabat lainnya.
Setelah dilepas, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, tim terdiri dari anggota TP-PKK Kabupaten, Kecamatan, dan Desa serta anggota IKAPTK yang berjumlah puluhan orang terbagi 2 akan 1.000 masker.
Sedangkan masyarakat yang menjadi sasaran yang bermukim di sepanjang Jalan Veteran dan Jalan AES Nasution.
Masker dibagikan secara door to door sambil mensosialisasikan akan pentingnya pemakaian masker dan penerapan protokol kesehatan.
Ketua TP-PKK Hj Saraswati Dwi Putranti Rahmadian Noor menyatakan, aksi Gebrak Masker ini dilaksanakan untuk lebih mengintensifkan penyadaran kepada masyarakat tentang pentingnya memakai masker dalam upaya mencegah penularan virus corona.
Selain itu, lanjutnya, kegiatan untuk menindaklanjuti surat Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 440/3592/BPD Tanggal 14 Agustus 2020 perihal Pelaksanaan Gebrak Masker pada Tangal 17 Agusuts 2020 serta menindaklanjuti hasil rakor bersama Ketua TP-PKK Provinsi dan SKPD terkait dengan para Ketua dan Pengurus TP-PKK Kabupaten/Kota se-Kalsel melalui Vicon, Kamis (13/8).
Pewarta: AriantoEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.