Martapura, (Antaranews Kalsel) - Kepala Kepolisian Resor Banjar, Kalimantan Selatan, AKBP Daru Cahyono mengimbau masyarakat waspada terhadap aksi kejahatan yang diprediksi meningkat selama bulan Ramadhan.


"Selama Bulan Ramadhan aksi kejahatan biasanya meningkat karena dorongan kebutuhan pokok sehingga kami imbau masyarakat waspada agar tidak menjadi korban," ujar kapolres di Martapura, Selasa.

Ia mengatakan, aksi kejahatan bisa terjadi di mana saja baik di tempat umum seperti pertokoan, pasar, kantor perbankan hingga di dalam lingkungan permukiman penduduk terutama rumah yang ditinggal penghuninya.

Oleh karena itu, kata dia, setiap individu hendaknya memperhatikan keselamatan pribadi saat berada di tempat umum dengan tidak memakai perhiasan berlebihan yang berpotensi dijadikan sasaran pelaku kejahatan.

"Masyarakat harus bisa menjaga keselamatan pribadi terutama saat berada di tempat umum dan jangan menggunakan perhiasan berlebihan sehingga tidak menjadi korban aksi kejahatan," pesannya.

Selain membatasi penggunaan perhiasan di tubuh, kapolres juga mengimbau masyarakat berhati-hati saat memarkir kendaraan terutama roda dua karena menjadi salah satu incaran pelaku kejahatan.

Ia juga berpesan, masyarakat yang bepergian atau meninggalkan rumah agar mengunci pintu dan jendela sehingga aman dari sasaran pelaku kejahatan yang siap beraksi setiap melihat kesempatan.

"Intinya, jangan sampai memberi kesempatan bagi pelaku kejahatan beraksi sehingga barang pribadi harus dijaga termasuk barang berharga yang disimpan di rumah maupun tempat khusus lainnya," ujar dia.

Kapolres juga mengimbau seluruh masyarakat menghormati kesucian bulan Ramadhan dan tidak menodai dengan perbuatan yang mengganggu kekhusu`an bulan suci bagi setiap umat muslim tersebut.

"Kebiasaan membunyikan petasan atau kembang api hendaknya dapat dihilangkan karena mengganggu kekhusu`an umat muslim beribadah di bulan Ramadhan sehingga tercipta ketenangan," kata dia.

Ditambahkan, pihaknya sudah menempatkan personel kepolisian di setiap tempat ibadah untuk menjaga keamanan dan ketenangan umat muslim beribadah sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif.

  "Penempatan personel di setiap tempat ibadah dilakukan saat shalat tarawih dan diharapkan keberadaan polisi bisa menciptakan ketenangan beribadah dan situasi kamtibmas kondusif," katanya   

Pewarta: Yose Rizal
Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026