Semua pasien sembuh yang berasal dari pemantauan Tim COVID-19 Kecamatan Anjir Pasar itu kini melanjutkan isolasi mandiri di rumah 14 hari untuk menjaga kesehatan,Marabahan (ANTARA) - Penanganan kasus COVID-19 di Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan menunjukan perkembangan menggembirakan.
Selain terdapat delapan pasien sembuh juga tidak terdapat penambahan kasus baru, bahkan secara kumulatif justru terjadi pengurangan 11 kasus.
Juru Bicara Tanggap Darurat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Batola Hj Azizah Sri Widari mengutarakan, delapan pasien sembuh kali ini semuanya berasal dari Kecamatan Anjir Pasar yang terdiri dari empat laki-laki dan empat wanita.
Untuk empat pasien laki-laki, urai dia, masing-masing berinisial Btl-116 (49 tahun), Btl-208 (50 tahun), Btl-209 (14 tahun), dan Btl-211 (5 tahun) dan empat wanita masing-masing Btl-210 (8 tahun), Btl-262 (28 tahun), Btl-264 (12 tahun), dan Btl-268 (34 tahun).
“Semua pasien sembuh yang berasal dari pemantauan Tim COVID-19 Kecamatan Anjir Pasar itu kini melanjutkan isolasi mandiri di rumah 14 hari untuk menjaga kesehatan,” kata Azizah.
Dia menjelaskan, dengan tambahan ini maka total pasien sembuh di Batola menjadi 257 orang.
Aziah yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu juga melaporkan hasil pantauan kasus COVID-19 di Batola, Rabu (28/7) hingga pukul 13.00 wita, sebutnya, keseluruhan kasus COVID-19 di Bumi Ije Jela mencapai 640 kasus yang terdiri dari suspek 61 orang, kontak erat 174 orang, probable 0 dan kasus konfirmasi 405 orang.
Khusus terkait 405 kasus konfirmasi, ucap wanita ramah itu, terdiri dari sembuh 257 orang, meninggal enam orang, serta dirawat 50 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan tiga orang, RSUD Ansari Saleh Banjarmasin empat orang, Karantina SKB Marabahan sembilan orang, RS Bhayangkara Banjarmasin lima orang, RSUD Ulin Banjarmasin satu orang, RS TPT Banjarmasin satu orang, Isolasi Polres Batola dua orang, Karantina Provinsi 22 orang, Karantina KTM Marabahan dua orang dan isolasi mandiri 92 orang.
Pewarta: AriantoEditor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.