Insya Allah Pilpres & Pilwapres kali ini hanya berlangsung satu putaran, damai dan jujur,"
Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pusat Muhammad mengharapkan, pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2014 tak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).


Harapan itu terlontar pada pembukaan rapat koordinasi (Rakor) stakeholders pengawas pemilu presiden dan wakil presiden (Pilpres & Pilwapres) di Hotel Novotel - Landasan Ulin Banjarbaru (27 km utara Banjarmasin), Kalimantan Selatan, Selasa.

Rakor yang berlangsung dekat Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin tersebut mulai 17 Juni 2014 selama tiga hari itu bertemakan "Untuk Mencapai Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Yang Bersih, Berintegritas dan Damai."

Ia menegaskan, rakor dengan tema itu bertujuan untuk menjadikan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres & Pilwapres) pada 9 Juli nanti bisa berjalan sukses dari tahapan ke tahapan berkat dukungan semua pihak.

"Kesuksesan tersebut kita harapan secara nasional, termasuk di Kalsel yang penduduknya kini mencapai empat juta jiwa dan tersebar pada 13 kabupaten/kota," lanjutnya.

Ia percaya dan meyakini, Pilpres & Pilwapres kali ini akan berlangsung satu putaran saja, karena cuma diikuti dua pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres & cawapres).

"Insya Allah Pilpres & Pilwapres kali ini hanya berlangsung satu putaran, damai dan jujur, karena hanya diikuti dua pasangan capres dan cawapres. Sebab diawasi semua pihak, tidak hanya lembaga yang diamanahkan undang-undang," katanya.

"Kita pastikan kita netral sebagai pengawas pemilu. Karenanya pula pada acara rakor ini mengundang para narasumber atau orang-orang yang dipastikan netral," lanjutnya.

Pada rakor tersebut, selain mengundang narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, juga Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Selain itu, mendatangkan pengamat politik yang dianggap netral, yaitu Dr Zaenal Arifin Mochtar (sang moderator pada debat Capres-Cawapres pertama), ujarnya.

"Saya pikir, sangat sulit sekarang ini mencari pengamat politik yang netral. Banyak pengamat berbicara ngeri-ngeri sedap, tapi ada yang menyejukkan hati. Salah satu pengamat yang bicaranya bisa menyejukkan hati, kita nilai pak Zaenal Ariffin Mochtar ini," pujinya.

Sementara itu, panitia pelaksana Rakor Jajang Abdullah mengatakan, peserta kegiatan tersebut sebanyak 150 orang terdiri dari anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kabupaten/kota, serta tim sukses kedua capres & cawapres.

  Selain itu, lembaga-lembaga masyarakat daerah lainnya, termasuk kerukunan umat beragama dan dari media massa.    

Pewarta: Sukarli
Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026