... DPT di Kalsel pada Pilpres & Pilwapres nanti menjadi 2,8 juta orng lebih,"Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan mengungkapkan, pemilih di provinsinya bertambah pada pemilihan presiden dan wakil presiden 9 Juli 2014.
"Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kalsel pada Pilpres nanti bertambah 36 ribu lebih," ungkap anggota KPU provinsi tersebut Nur Khalis Majid, di Banjarmasin, Selasa.
"Namun untuk pastinya atau sahnya bertambah pemilih tersebut diplenokan bersama seluruh KPU kabupaten/kota se-Kalsel," lanjut Koordinator Daftar Pemilih pada KPU tingkat provinsi itu.
Ia menerangkan, rapat pleno untuk penetapan DPT di Kalsel pada Pilpres & Pilwapres 2014 tersebut di Kantor KPU provinsi setempat Jalan A Yani Km3 Banjarmasin, Rabu (11/6).
"Kalau pada Pemilu legislatif (Pileg) yang pencoblosannya 9 April lalu DPT yang disahkan KPU Kalsel dari 13 KPU kabupaten/kota sebanyak 2.785.530 orang," ungkapnya.
"Dengan adanya penambahan, maka pemilih yang masuk dalam DPT di Kalsel pada Pilpres & Pilwapres nanti menjadi 2,8 juta orng lebih," lanjutnya.
Ia menambahkan, perkiraan bertambahnya pemilih sebanyak 36.742 orang berdasarkan rapat pleno KPU kabupaten/kota se-Kalsel 7 - 9 Juni lalu di kantor KPU provinsi setempat.
"Penambah suara atau pemilih pada DPT tersebut kebanyak diambil dari pemilih pemula, yang memasuki usia 17 tahun saat pencoblosan Pilpres & Pilwapres, yang sebelumnya atau ketika Pileg lalu belum masuk," ujarnya.
Mengenai tempat pemungutan suara (TPS), dia mengatakan, pada Pilpres & Pilwapres nanti terjadi perampingan dibandingkan ketika Pileg lalu, kendati perkiraan jumlah pemilih bertambah.
"Kalau pada Pileg lalu untuk se-Kalsel ada 8.933 TPS, pada Pilpres & Pilwapres berkurang menjadi 8.728 TPS. Karena ada sebagian daerah yang menggroping TPS di wilayahnya," demikian Nur Khalis Majid./e
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.