Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Komisi IV bidang kesra DPRD Kalimantan Selatan bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi provinsi setempat melakukan studi banding ke Bali, untuk mempelajari ketenagakerjaan di "Pulau Dewata" itu.


"Kita juga perlu tahu permasalahan ketenagakerjaan dan penanganannya di provinsi yang merupakan daerah tujuan wisata (DTW) itu," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel H Budiman Mustafa, sebelum melakukan studi banding, Selasa.

Ia berharap, dari hasil studi banding tersebut dapat mengambil hal-hal positif yang mungkin bisa menjadi contoh Kalsel dalam penanganan permasalahan ketenagakerjaan.

"Dari hasil studi banding itu pula kita berharap bisa menjadi salah satu masukan dalam upaya mengantisipasi atau setidaknya meminimalkan permasalahan ketenagakerjaan di Kalsel," lanjutnya.

Karena menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, kalau tidak diantipasi atau ditangani secara dini, permasalahan ketenagakerjaan bisa menjadi "bom waktu" yang sulit mengendalikannya.

"Di daerah kita Kalsel, walau tak aga gejolak ketenagakerjaan, tapi kita tetap harus mengantisipasi agar jangan sampai terjadi. Kalaupun terjadi juga, maka penanganannya harus sedini mungkin pula," ujarnya.

Sebagai contoh dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan, serta penanganan terhadap mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan, demikian Budiman.

Bersamaan kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah Komisi IV tersebut, komisi-komisi lain di DPRD Kalsel juga melakukan kegiatan serupa dengan tujuan dan materi yang berbeda.

Sebagai contoh Komisi I bidang hukum dan pemerintahan DPRD Kalsel ke Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negaran dan Reformasi Birokrasi, untuk membicarakan masalah kepegawian.

  Kemudian Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Kalsel ke Kementerian Pertanian, serta Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalsel ke Kementerian Pekerjaan Umum.    


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026