Setelah pulang, dia harus melanjutkan isolasi mandiri di rumah 14 hari untuk menjaga kesehatan,Marabahan (ANTARA) - Juru Bicara Tanggap Darurat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (Gustu-PP) Covid-19 Batola Hj Azizah Sri Widari menyatakan, satu pasien COVID-19 kode Btl-50 sebelumnya dirawat di Karantina Bapelkes Banjarbaru dinyatakan sembuh.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batola itu menambahkan, Btl-50 dinyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction(PCR) sebanyak dua kali dengan hasil negatif.
“Setelah pulang, dia harus melanjutkan isolasi mandiri di rumah 14 hari untuk menjaga kesehatan,” pungkas Azizah, di Marabahan, Senin (22/6).
Dia mengutarakan, dengan sembuhnya Btl-50, maka keseluruh pasien sembuh di Bumi Ije Jela sudah mencapai 31 orang.
Btl-50 dinyatakan terkonfirmasi positif, sebut dia, pada 15 Mei 2020 bersama tujuh orang lainnya yang sama-sama dari Alalak yakni Btl-43 (perempuan) berusia 16 tahun, Btl-44 (laki-laki) usia 39 tahun, Btl-45 (perempuan) usia 30 tahun, Btl-46 (perempuan) usia 10 tahun, Btl-47 (perempuan) usia 48 tahun, Btl-48 (laki-laki) usia 10 tahun, Btl-49 (laki-laki) usia tiga tahun.
"Mereka positif akibat terkontak erat dengan pasien positif," ucapnya.
Selain menyampaikan kesembuhan Btl-50, Azizah juga melaporkan keseluruhan hasil pantauan kasus COVID-19 kabupaten yang dipimpin Bupati Hj Noormiliyani AS.
Hingga Senin (22/6) pukul 13.39 wita, jelas dia, keseluruhan kasus COVID-19 di Bumi Ije Jela mencapai 705 kasus yang terdiri dari orang dalam pemantauan (ODP) 98 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) empat orang, orang tanpa gejala 374, dan terkonfirmasi positif 229 orang.
Rinciannya, ungkap wanita ramah itu, sembuh 31 orang, meninggal tiga orang, dirawat 113 orang masing-masing di RSUD Abdul Aziz Marabahan tujuh orang, di RSUD Ansari Saleh 11 orang, Karantina SKB 26 orang, Karantina Provinsi 62 orang, RS Bhayangkara tiga orang, RSUD Ulin dua orang, RS Sari Mulia satu orang, RS Ciputra satu orang dan isolasi mandiri 82 orang.
Pewarta: AriantoEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.