Menurut Kasi Pengembangan dan Pergelaran UPTD Taman Budaya Kalsel Syahriani, Kamis, pentas seni Balamut Berlakon itu akan dibawakan sebanyak 40 seniman banua yang tergabung di empat sanggar seni, yakni, Sanggar Seni Sesaji, Sanggar Seni Serba Sanggam, Teater Ada, dan Sanggar Seni Pewaris Harum.
Pentas 40 seniman banua ini akan diiringi pertunukan kesenian balamut atau seni sastra bertutur yang langsung dibawakan Maestro Kesenian Lamut Gst Jamhar Akbar.
“Jadi seni lamut yang biasanya dibawakan sendiri ditampilkan kali ini dengan ada lakon teater, gambaran pertunjukannya seperti itu,†jelas Syahriani kepada Antara, Rabu.
Untuk persiapan pergelaran, ungkap Syahriani, sejauh ini sudah dilakukan para seniman, dan dipastikan sudah siap tampil untuk menghibur pecinta seni tradisi.
Menurut Syahriani, pementasan seni tradisi Balamut Berlakon ini merupakan salah satu agenda pertunjukan kesenian Taman Budaya Kalsel tahun ini. Tujuannya untuk melestarikan kesenian tradisional banua yang salah satunya seni lamut. Sebab kesenian lamut juga sudah mulai memudar eksistensinya saat ini.
“Kita harapkan dengan adanya pertunjukan ini, seni lamut akan terus lestari sebagai kesenian tradisi banua, dan akan terus timbul regenerasi penggiatnya,†tutup Syahriani.
Pewarta: SukarliEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.