Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Anggota DPRD Kalimantan Selatan Rakhmat Nopliardy memediasi persoalan bahan bakar minyak berupa solar bagi nelayan di Bakambat Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar.
"Sebagai wakil rakyat saya merasa bertanggung jawab moril, untuk memediasi persoalan solar bagi nelayan Bakambat, yang merupakan daerah pantai selatan Kalsel yang menyatu dengan Laut Jawa itu," ujarnya di Banjarmasin, Kamis.
Wakil rakyat yang menyandang gelar sarjana hukum dan magister ilmu hukum tersebut mengungkapkan, permasalahan nelayan Bakambat itu ketiadaan solar bersubsidi, sehingga mereka membeli bahan bakar untuk melaut dengn harga mahal.
"Para nelayan Bakambat itu terpaksa membeli solar Rp9.000/liter atau sesuai harga industri. Sementara harga solar bersubsidi pada Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) hanya Rp4.500/liter," ungkapnya.
"Mereka berharap, selain bisa mendapatkan harga bersubsidi, juga dapat menyimpan kebutuhan bahan bakar untuk melaut itu dalam jumlah banyak," lanjut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.
Namun, tutur dosen perguruan tinggi swasta di Banjarmasin itu, permasalahan yang mereka hadapi, mengenai perizinan agar tidak dianggap ilegal.
Selain itu, masalah tempat penyimpanan bahan bakar tersebut dalam jumlah banyak yang tampaknya tidak memungkinkan.
Ia mengungkap, atas pembicaraannya, pihak Pertamina akan memberikan jatah BBM bersubsidi kepada para nelayan, yang tergolong masyarakat ekonomi lemah tersebut.
"Tapi pihak Pertamina meminta data riil para nelayan serta kebutuhan BBM untuk melaut yang dibuat dalam sistem kelompok dan mendapat rekomendasi Camat atau kepala desa setempat," ujarnya.
Selain itu, rekomendasi dari Dinas Keluatan dan Perikanan Kalsel, terkait kebutuhan bahan bakar agar jangan sampai salah sasaran atau peruntukan, lanjut wakil rakyat dari PAN yang kembali mencalon anggota DPRD provinsi setempat.
Pada Pemilu 2014 Rakhmat kembali mencalon anggota DPRD provinsi dari PAN, melalui daerah pemilihan (dapil) II Kalsel, yaitu Kabupaten Banjar, dan sebelumnya (Pemilu 2004 dan 2009) melalui dapil I Kalsel, yaitu Kota Banjarmasin.
Sementara informasi dari nelayan Bakambat itu, mereka membutuhkan solar rata-rata per minggu 100 liter, sehingga untuk satu kelompok yang beranggotakan 10 orang berarti perlu persediaan 1.000 liter dalam sepekan, demikian Rakhmat.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.