Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Mobil perpustakaan keliling yang dikelola Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, melayani sekolah hingga ke pelosok kota itu.
"Ada dua unit mobil perpustakaan keliling yang dioperasikan ke sekolah-sekolah terutama sekolah pelosok yang letaknya jauh dari pusat kota," ujar Kepala Kantor Pustarda Banjarbaru Nurliani Dardie, Rabu.
Disebutkan, salah satu sekolah yang letaknya cukup jauh dari pusat kota dan dikunjungi mobil adalah sekolah dasar kawasan Batu Ampar Kampung Baru yang masuk wilayah Kecamatan Cempaka.
Ia mengatakan operasional mobil perpustakaan yang menyediakan ratusan judul buku merupakan program pengembangan minat dan budaya baca yang dilaksanakan kantor perpustakaan daerah setempat.
"Kami bersyukur kunjungan mobil perpustakaan ke sekolah-sekolah mendapat sambutan antusias siswa, bahkan ada yang berebutan karena ingin meminjam buku-buku yang disediakan," ungkapnya.
Dijelaskan, tujuan program adalah meningkatkan minat baca peserta didik mulai tingkat PAUD hingga sekolah menengah atas dan sederajat terutama sekolah yang letaknya jauh dari kantor perpustakaan.
"Operasional mobil memfasilitasi sekolah yang jauh dari pusat kota terutama kantor perpustakaan di Jalan Wijaya Kusuma sehingga seluruh siswa ikut menikmati buku bacaan untuk menambah pengetahuan," ucapnya.
Dikatakan pejabat perempuan yang akrab disapa Nunung itu, operasional mobil dilakukan bergiliran ke sekolah-sekolah dan bukan hanya melayani sekolah umum tetapi juga sekolah swasta termasuk sekolah agama.
"Jadwal operasional mobil dilakukan bergiliran ke sekolah-sekolah dan kami berkoordinasi dengan jajaran Dinas Pendidikan dan Kantor Depag untuk mengatur kunjungan mobil ke setiap sekolah," ujarnya.
Ditambahkan, khusus bagi sekolah yang letaknya di pelosok kota, selain dikunjungi mobil, murid-muridnya juga mendapat bantuan buku bacaan gratis sehingga diharapkan langkah tersebut semakin meningkatkan minat baca.
"Penyediaan buku bacaan yang dibagikan kepada murid sekolah bukan dari pemkot atau perpustakaan tetapi berasal dari penerbit dan buku-buku bantuan perpustakaan nasional," katanya
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.