Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Jajaran Kepolisian Resor Banjar dan Kepolisian Resor Banjarbaru, Kalimantan Selatan saling mendukung dalam pengamanan demi kelancaran pelaksanaan tahapan pemilihan umum legislatif 2014.
"Kami akan saling dukung dalam menciptakan keamanan pelaksanaan pemilu legislatif," ujar Kapolres Banjar AKBP Daru Cahyono didukung Kapolres Kota Banjarbaru AKBP Riko Sunarko di Banjarbaru, Selasa.
Keduanya menyatakan hal itu usai latihan bersama Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam menghadapi pengamanan pemilu legislatif yang melibatkan ratusan personil kepolisian dari dua satuan kewilayahan tersebut.
Menurut Kapolres Banjar AKBP Daru sikap saling mendukung pengamanan pemilu karena letak dua polres saling bertetangga sehingga memudahkan koordinasi jika di lapangan terdapat gangguan keamanan.
Di sisi lain, Sispamkota sebagai strategi Polri dalam mengamankan pelaksanaan pemilu legislatif juga efektif mencegah meluasnya konflik dan gangguan keamanan akibat aksi massa dalam rangkaian pemilu.
"Melalui Sispamkota, personil di lapangan memiliki prosedur tetap yang selalu dijalankan dalam menangani gangguan keamanan sehingga mereka bisa bergerak dan bertindak sesuai protap yang dijalankan," katanya.
Kapolres Banjarbaru AKBP Riko menambahkan, dukungan personil dari satuan kewilayahan terdekat sangat penting karena jarak yang dekat sehingga memudahkan pergerakan personil di lapangan.
"Kemudahan jarak itu mendukung langkah pencegahan yang diambil di lapangan sehingga setiap potensi konflik dan gangguan keamanan bisa dicegah dan tidak meluas," ujar lulusan Akpol 1995 itu.
Dikatakannya, pihaknya juga sudah memetakan kawasan rawan konflik terutama yang berkaitan kepemilikan tanah yang dicegah agar tidak sampai merambah ke ranah politik sehingga situasi kamtibmas selalu terjaga.
"Potensi konflik terkait kepemilikan tanah di Banjarbaru cukup tinggi dan bisa muncul setiap saat sehingga kami berupaya agar konflik tidak merambah ke politik sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga," ujarnya.
Latihan Simpamkota gabungan itu disaksikan Wali Kota Banjarbaru Ruzaidin Noor dan Wakil Bupati Banjar Fauzan Saleh yang melihat simulasi pengamanan pemilu digambarkan ada gangguan saat pemungutan suara.
Gangguan pemilu itu berhasil ditangani personil kepolisian melalui prosedur tetap pengamanan pemilu sehingga situasi kamtibmas bisa dipulihkan dalam waktu cepat dan tidak meluas.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.