Oleh Yose Rizal

Martapura, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, meminta bantuan Kementerian Riset dan Teknologi untuk mengembangkan kawasan pertanian terpadu di Kecamatan Gambut dan sekitarnya.


"Proposal bantuan terutama untuk penelitian sudah disampaikan secara langsung kepada Menteri Riset dan Teknologi Gusti M Hatta di Banjarbaru akhir 2013," kata Bupati Banjar Khairul Saleh di Martapura, Selasa.

Ia mengatakan, pengembangan kawasan pertanian terpadu merupakan program lintas sektor sehingga setiap dinas dan instansi terkait harus saling berkoordinasi untuk merealisasikannya sehingga program bisa berjalan.

Oleh karena itu, kata dia, sebagai langkah memulai program tersebut, pihaknya mengajukan bantuan kepada Kemenristek untuk melakukan kajian dan penelitian sehingga program bisa berjalan sesuai harapan.

"Programnya jalan terus dan kami sudah mengajukan proposal kepada Kemenristek untuk mendukung kajian dan penelitian yang akan dilakukan di kawasan pertanian terpadu itu," kata Sekda Nasrun Syah menambahkan.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Banjar Boyke W Triestianto sebelumnya mengatakan, pihaknya akan mengembangkan kawasan pertanian terpadu di wilayah Kecamatan Gambut.

"Pengembangan kawasan pertanian terpadu ditetapkan di Kecamatan Gambut karena wilayahnya dikenal sebagai areal pertanian di samping luasan lahan pertanian yang masih tersedia," ujarnya.

Dikatakannya, langkah strategis yang dilakukan mulai dari konsolidasi lahan pertanian, pembuatan kanal untuk tata guna air (hidrologi) dan transportasi serta pengendalian banjir sehingga kawasan itu bebas banjir.

Menurut dia, pengembangan kawasan pertanian terpadu itu akan diiringi pembangunan instalasi biogas yang memanfaatkan sampah pertanian dan peternakan termasuk sampah rumah tangga.

"Pembangunan instalasi biogas memanfaatkan limbah hasil pertanian seperti jerami yang sering dibakar usai panen sehingga tidak lagi dikeluhkan karena menimbulkan asap," ujarnya.

Di samping itu, instalasi juga dapat mengolah sampah atau limbah padat maupun limbah cair rumah tangga sehingga menghasilkan sumber energi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

  Menurut dia, kawasan yang akan dijadikan pusat pengembangan pertanian terpadu bukan hanya di Kecamatan Gambut tetapi juga di kecamatan sekitarnya seperti Sungai Tabuk dan Kertak Hanyar.   


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026