Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Rencana peringatan Hari Nusantara tahun 2014 secara nasional, yang dipusatkan di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, belum ada gaung.
"Walau belum ada gaung, kita berharap peringatan Hari Nusantara (Harnus) 2014 yang dipusatkan di Kotabaru, sukses," ujar Sekretaris Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Kalsel Burhanuddin, di Banjarmasin, Senin.
"Kami akan terus motivasi pemerintah provinsi (Pemprov) dan pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat agar pelaksanaan Harnus 2014 betul-betul sukses," lanjut usai pertemuan dengan DPRD Kotabaru, di ruang Komisi II DPRD Kalsel.
DPRD Kalsel melalui Komisi II menyambut positif atas kepercayaan pemerintah pusat yang menunjuk provinsinya sebagai tuan rumah pelaksanaan peringatan Harnus 2014.
"Karena dengan Harnus tersebut banyak peluang bagi Kalsel untuk lebih maju dan berkembang sejajar dengan daerah atau provinsi lain yang sudah maju di Indonesia," tandas wakil rakyat yang menyandang gelar insinyur itu.
"Melalui Harnus 2014, kita berharap Kotabaru bisa menjadi ikon pembangunan sumber daya kelautan Indonesia yang cukup potensial, yang selama ini belum tergarap maksimal, kecuali cuma bisang perikanan," demikian Burhanuddin.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kotabaru Alamsyah, menyatakan, optimis peringatan Harnus 2014 bisa terlaksana di kabupaten paling timur Kalsel, yang berbatasan dengan Laut Sulawesi dan Selat Makassar, serta Laut Jawa tersebut.
"Walau belum ada gaung rencana peringatan Harnus 2014, baik untuk tingkat Kabupaten Kotabaru maupun Prov Kalsel, even nasional tersebut dapat terlaksana dengan baik dan sukses," ujar politisi Partai Demokrat itu.
"Kami bersama Pemkab Kotabaru akan berkoordinasi lebih intensif lagi, baik dengan Panitia Pusat maupun Pemerintah Pusat dan Pemprov Kalsel, guna kesuksean pelaksanaan Harnus yang dijadwalkan Desember mendatang," demikian Alamsyah.
Kedatangan DPRD Kotabaru ke Komisi II DPRD Kalsel, untuk konsultasi terkait penunjukan kabupaten tersebut sebagai tempat kegiatan Harnus 2014, yang akan melibatkan belasan kementerian.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.