Oleh Yose Rizal

Martapura, (Antaranews Kalsel) - Perusahaan Daerah Air Minum Intan Banjar Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan cakupan pelayanan air bersih mencapai Tujuan Pembangunan Millenium (MDGs) pada 2016.


"Target kami, cakupan pelayanan air bersih semakin luas dan mencapai MDGs pada 2016," ujar Direktur Utama PDAM Intan Banjar Syaiful Anwar di Martapura, Rabu.

Ia mengatakan, saat ini cakupan pelayanan air bersih mencapai 42 persen dengan jumlah rumah tangga yang dilayani sebanyak 46.946 sambungan rumah tersebar di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Dijelaskan, pencapaian MDGs pada 2016 ditarget mencapai cakupan pelayanan sebesar 68 persen dengan jumlah pelanggan diperhitungkan sebanyak 68 ribu sambungan rumah.

"Jadi, jumlah pelanggan baru yang harus dicari sebanyak 22 ribu sehingga bisa mencapai MDGs yang merupakan program nasional," ujar Syaiful yang didampingi Direktur Teknik Said Umar.

Menurut dia, pihaknya berupaya menggali potensi pelanggan baru baik rumah tangga, niaga maupun industri yang tumbuh dan berkembang di Kota Banjarbaru maupun Martapura.

Disebutkan, pelanggan baru rumah tangga bisa semakin bertambah dengan tumbuh dan berkembangnya kawasan permukiman yang tersebar hampir di seluruh wilayah.

"Wilayah Banjarbaru, kawasan permukiman banyak tumbuh di Jalan Trikora hingga Kecamatan Landasan Ulin, sedangkan di Kabupaten Banjar di Kecamatan Astambul dan Mataraman," sebutnya.

Sementara, pelanggan kategori niaga dan industri bisa ditingkatkan dengan dibangunnya kawasan pergudangan seperti di Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru dan Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

"Seluruh potensi pelanggan baru akan digarap sehingga bisa mencapai MDGs sekaligus semakin menambah penerimaan bagi PDAM," ujar Syaiful yang sebelumnya menjabat Direktur Umum perusahaan daerah itu.

Dikatakan, selain memperluas cakupan pelayanan air bersih, PDAM juga akan menambah jaringan pipa sehingga pelanggan yang bermukim di pinggiran kota tetap terlayani.

  "Penambahan jaringan pipa dilakukan seiring berkembangnya kawasan permukiman disamping pemeliharaan pipa lama sehingga pelayanan air bersih kepada pelanggan tetap terjaga," katanya.   


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026