Oleh Hasan Zainuddin

Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Sebuah organisasi pecinta lingkungan hidup, Forum Komunikasi Hijau (FKH) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berkomitmen akan terus menghijaukan wilayah kota setempat, sebagai wujud menciptakan kota hijau (green city).

Wakil Ketua FKH Banjarmasin Mohammad Ary di Banjarmasin, Minggu membenarkan organisasi yang menghimpun komunitas pencinta lingkungan tersebut ingin menciptakan Kota Banjarmasin yang rindang, teduh, dan indah.

Menurutnya anggotanya sudah banyak melakukan kegiatan untuk menghijaukan kota yang dikenal sebagai wilayah seribu sungai itu, antaranya dengan menanam bibit pinang ribuan batang, terus ratusan tanaman trambesi dan terakhir menghijaukan Banjarmasin melalui tanaman lukut (Asplenium Nidus).

Penanaman massal lukut (paku sarang burung) dilakukan sudah dua kali, terakhir Sabtu (21/12) tertanam hingga 500 batang.

Penanaman sepanjang Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin melibatkan bukan saja dari anggota FKH sendiuri juga dari anggota kalangan pencinta pohon, juga dari unsur wartawan cinta lingkungan "pena hijau," Banjarmasin Cinta Lingkungan (BCL), komunitas Sepeda Antik Banjarmasin (Saban) serta dari Mapala Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin.

Sekitar 500 pohon lukut sudah di tanam pada pohon induk di sepanjang jalan yang padat lalu-lintas tersebut, diharapkan tanaman ini akan tumbuh subur dan memperindah kota yang sekarang dipilih satu dari 60 kota hijau (green city) di Indonesia.

Menurut Muhammad Ary dipilihnya tanaman lukut karena tanaman tersebut mudah dibibitkan, mudah didapatkan di dalam hutan, mudah dipelihara tersebut indah dan rindang.

Rencananya setelah selesainya penanaman lukut akan dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon beringin sepanjang tepian sungai, di samping pohon rambai padi.





: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026