Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Bulan Bintang (PBB) Kalimantan Selatan H Pangeran Ibrahim menyatakan, pihaknya memanfaatkan semua warga masyarakat di provinsi tersebut sebagai relawan pada Pemilihan Umum tahun 2014.

"Dengan bermodalkan ikhlas, semua warga masyarakat relawan kami. Kami belum merencanakan rekrutmen relawan secara khusus sebagaimana beberapa partai politik (parpol) lain," katanya menjawab Antara Kalimantan Selatan (Kalsel), di Banjarmasin, Senin.

"Apalagi Partai Bulan Bintang (PBB) merupakan partainya umat yang berasaskan Islam, maka mereka yang mengawal dalam keikutsertaan pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014," lanjut politisi muda yang menyandang gelar sarjana hukum Islam itu.

Ibrahim yang belum "setahun jagung" memimpin PBB Kalsel menyatakan, optimistis akan berhasil mewarnai Pemilu 2014 di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut, walau sedikit terlambat atau hampir tidak lolos verifikasi.

"Walau masa persiapan relatif pendek dibandingkan dengan parpol lain, tapi kami tetap optimis bisa menempatkan kader sebagai anggota legislatif, baik tingkat pusat maupun provinsi dan kabupaten/kota," tandas pengusaha muda tersebut.

"Karena kami lebih mengutamakan silaturahim sebagai salah satu kunci, untuk mencapai keberhasilan. Dan keberhasilan PBB berarti pula keberhasilan umat," demikian Pangeran Ibrahim.

Pada Pemilu 2009, PBB Kalsel gagal menghantarkan kader atau calon anggota legislatif (caleg) dari parpolnya untuk duduk di tingkat pusat, serta kembalikan jumlah di DPRD tingkat provinsi tersebut.

Sebelumnya atau hasil Pemilu 1999 dan 2004, PBB Kalsel berhasil menempatkan seorang kader/calegnya menjadi anggota DPR-RI, masing-masing almarhum H Qasthalini dan H Djamaluddin.

Begitu pula untuk keanggotaan DPRD Kalsel pada periode 1999 - 2004 dan 2004 - 2009, PBB berhasil menempatkan sepasang kader, serta melakukan regenerasi sebagai wakil rakyat.

Namun dari hasil Pemilu 2009, PBB Kalsel hanya bisa menempatkan seorang kader menjadi anggota DPRD tingkat provinsi yang kini berpenduduk mencapai 3,6 juta jiwa tersebut.



: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026