Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Ketua DPRD Kalimantan Selatan Kolonel Inf (Purn) Nasib Alamsyah mengharapkan, agar Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus mengupayakan pelayanan terbaik kepada masyarakat atau pengguna jasa kelistrikan tersebut.
"Oleh sebab itu, pada prinsipnya kita menyambut positif atas segala perbaikan atau pembenahan sistem kelistrikan pada PT PLN Wilayah Kalimantan Selata dan Tengah (Kalselteng), asalkan ada pemberitahuan kepada masyarakat terlebih dahulu," ujarnya di Banjarmasin, Jumat.
"Jangan sampai terjadi melakukan pemadaman tanpa permberitahuan terlebih dahulu kepada khalayak. Walaupun pemadaman itu dalam rangka pelaksanaan perbaikan atau pembenahan sistem jaringan serta teknis lain," lanjut mantan Komandan Korem Bone, Sulawesi Selatan tersebut.
Kerena, menurut politisi senior Partai Golkar yang mencalon sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) asal daerah pemilihan Kalsel itu, pemadaman listrik tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, bukan cuma membuat kekecewaan masyarakat, tapi citra PLN bisa kurang baik.
Pasalnya pemadaman listrik tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, bisa membuat perencanaan kegiatan orang jadi terganggu atau berantakan. Tapi dengan pemberitahuan terlebih dahulu orang bisa bersiap-siap mengantisipasi, lanjut pensiunan perwira menengah TNI-AD itu.
"Sebab masalah pemadaman listrik, mungkin tidak bisa terlepas dengan masalah keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Apalagi kalau pemadaman pada malam hari," demikian Nasib Alamsyah.
Sementara dari Humas PLN Area Banjarmasin Hakim Nak, Jumat (22/11) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidak nyamanan pelayanan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang kelistrikan itu.
Karena PT PLN Kalselteng mengadakan pemadaman listrik hari Sabtu (23 November 2013), yang rencananya mulai pukul 09.00 sampai 13.00 Wita, dalam rangka pemeliharaan terpadu pada beberapa gardu induk, yaitu Gardu Induk Trisakto Banjarmasin.
Selain itu, Gardu Induk Cempaka Banjarbaru, serta penggeseran tiang jaringan di simpang tiga Jalan Mayjen Soetojo dan Jalan Japri Zam-Zam Banjarmasin.
Namun pemadaman yang bersifat sementara itu tidak menyeluruh, hanya pada daerah-daerah tertentu, antara lain untuk wilayah Banjarbaru sekitar Murjani sampai kantor gubernur dan sebagian Sungai Rangas.
Sedangkan untuk wilayah Banjarmasin, yaitu daerah Jalan Hasan Basri, Sultan Adam, Sungai Andai, HKSN Kayu Tangi, MT Haryono, Terluk Tiram, Soetojo, Mulawarman, Kinibalu, Meratus, Yos Soedarso, Air Mantan dan Intan Sari.
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.