Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, kian meningkatkan kemampuan jaringan dengan menambah sistem perpipaan.
Direktur Operasional PDAM Bandarmasih Yudha Ahmadi kepada wartawan di kantornya Banjarmasin, Jumat mengatakan penambahan jaringan perpipaan tersebut untuk memperbaiki pelayan bagi para pelanggannya di daerah pinggiran, dan memenuhi target 100 persen pelayanan masyarakat perkotaan.
"Penyempurnaan jaringan itu meliputi perbaikan dan pemasangan pipa primer diameter 400 mm, sekunder dan tersier,"katanya.
Ia mengatakan, perbaikan pipa ini untuk memudahkan pelayanan PDAM untuk pelanggannya. Sebab, selama ini masih ada keluhan yang masuk kurang derasnya saluran air, bahkan tidak mengeluarkan air di jam-jam tertentu.
Penambahan dan perbaikan tersebut antara lain di Lingkar Selatan, Trisakti, Belitung, Mahoni Simpang Gatot, Banua Anyar, Perempatan Sungai Andai, Bundaran Kayu Tangi, dan Adhyaksa Sultan Adam.
"Penggalian pipa sudah dilakukan di jalan Adhyaksa dengan diameter pipa 400 mm sepanjang 1,5kilometer," katanya.
Pemasangan pipa itu untuk memenuhi kebutuhan air pelanggan di kawasan pinggiran, khususnya daerah utara Banjarmasin seperti Alalak, Sultan Adam, HKSN, Sungai Andai, Handil Bakti hingga Sungai Gampa.
Di samping itu, daerah Mantuil dan Basirih. Sedikitnya ada 37 ribu pelanggan yang terlayani melalui perbaikan sistem perpipaan tersebut, tambahnya.
Pengerjaan proyek ini ditargetkan memakan waktu 6 hingga 8 bulan, dan dianggarkan Rp 2,5 miliar hanya untuk biaya pemasangan pipa.
"Target rampungnya pengerjaan itu diluar hitungan cuaca hujan saat ini, karena kalau hujan mengguyur tentu menjadi kendala," jelasnya.
Ia menjamin, pemasangan pipa ini tidak akan mempengaruhi suplai air bersih PDAM kepada pelanggan, karena stok air bersih berlimpah.
Mengingat dalam tahap itu pengerjaan berada di bahu jalan, dan badan jalan maka Yudha meminta kepada pemakai jalan untuk memaklumi kondisi tersebut karena bakal mengganggu kenyamanan pemakai jalan.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.