Seluruh siswa kelas III SMA/SMK di wilayah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan sudah dua kali mengikuti ujicoba guna menghadapi Ujian Nasional (UN) yang pelaksanaannya dijadwalkan  18-21 April 2011.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Firdaus Hazairin, Selasa (8/3) mengatakan, selanjutnya para siswa dan orang tua untuk menyiapkan mental dan juga kesehatan fisik menghadapi UN yang tidak terlalu lama lagi.

Ujicoba UN seluruh siswa kelas III SMA se-Banjarbaru yang pertama bersama kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel, dan kedua ujicoba UN yang dilaksanakan bekerja sama dengan   Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).

"Hasil kedua ujicoba itu memang masih belum mencapai apa yang diharapkan, tetapi hasilnya bukan acuan karena hanya sebagai salah satu upaya mempersiapkan peserta menghadapi ujian sesungguhnya", ucap Firdaus.

Sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah, jadwal ujian nasional tingkat SMA dan sederajat dilaksanakan mulai tanggal 18 - 21 April 2011, SMP sederajat 25 - 28 April 2011 dan SD sederajat 10 - 12 Mei 2011.

Dikatakan, kesiapan mental memberikan andil yang cukup besar bagi setiap calon peserta UN karena mampu membangun kepercayaan diri sehingga bisa menjawab soal-soal yang diujikan.

Disisi lain, kata dia, suasana saat berlangsung UN sangat berbeda dengan ujian yang dihadapi sehari-hari karena setiap peserta berada dibawah tekanan untuk menjawab setiap soal yang diujikan dengan waktu terbatas.

Apalagi pelaksaannya diawasi secara silang melibatkan guru-guru dari sekolah berbeda, tim independen dan perguruan tinggi hingga pengawasan yang dilakukan aparat kepolisian selama ujian berlangsung.

"Oleh karenanya, dibutuhkan kesiapan mental dan kepercayaan diri yang tinggi calon peserta UN sehingga mereka tidak gugup atau kehilangan semangat saat menghadapi ujian seseungguhnya," ucap dia.

Dikatakan, selain peran guru dan lingkungan sekolah yang cukup menentukan kesiapan calon peserta UN juga dibutuhkan peran orangtua agar lebih memperhatikan anak-anaknya saat berada dirumah.

"Kami mengharapkan, orangtua lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya yang tengah bersiap-siap menghadapi ujian sehingga tidak terpecah konsentrasi terutama menjelang pelaksaan ujian," katanya./rzl*C


Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026