Barabai,  (Antaranews Kalsel) - Kawasan terbuka hijau di sekitar lapangan Dwi Warna berubah menjadi kawasan perdagangan yang sangat menguntungkan setelah lokasi tersebut selalu ramai dikunjungi warga sekitar.
    
Kepala BPLH Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan Tamzil di Barabai, Kamis mengungkapkan, sejak banyaknya pengunjung Dwi Warna saat ini  banyak membawa berkah bagi 50 pedagang yang berjualan di seputar lingkungan Dwi Warna.
    
Banyak pedagang, mulai dari pedagang makanan, minuman, sampai permainan anak-anak kini menggantungkan hidup di daerah tersebut.
     
"Tak kurang dari Rp100 juta yang dibelanjakan oleh warga setiap minggunya. Hal ini memberikan tambahan penghasilan bagi pedagang kecil," kata Tamzil.
    
Hal tersebut terjadi, tambah dia, karena kini lapangan Dwi Warna tampil beda, baik dari fisik nya yang semakin bersih dan indah, sehingga kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) ini semakin difavoritkan oleh masyarakat HST.
    
 "Baik sebagai wadah berolahraga atau sekedar menghabiskan waktu menikmati suasana bersama keluarga," katanya.
     
Terlebih pada hari Minggu pagi, lapangan yang berada di jantung kota Barabai itu dipadati oleh ribuan warga dari berbagai umur.
     
"Kami sangat mendukung program pemerintah ini yang menjadikan RTH sebagai tujuan favorit warga," kata Rahman pemuda Barabai.
   
Nah, agar RTH kebanggaan urang Barabai ini semakin eksis, Bupati HST H. Harun Nurasid membuat kebijakan dengan menjadikan kawasan Dwi Warna sebagai lokasi Car Free Day setiap hari Minggu.
    
 Pencangan sebagai tempat Car Free Day ini berbarengan dengan pencanangan Gerakan Cinta Barabai Berseri sebagai langkah awal untuk mengembalikan Barabai sebagai Bandung Van Borneo.  

“Ayo! Bersama kita kembalikan julukan kebanggaan Barabai sebagai Bandung Van Borneo” seru Harun dihadapan ribuan pelajar se HST saat acara pencanangan tersebut seraya mengajak seluruh masyarakat HST gemar menaman pohon dan memperindah lingkungan bersama..
     
Tak lupa Harun mengingatkan agar masyarakat yang beraktifitas di lapangan Dwi Warna dan para pedagang data turut serta dan menjaga kebersihan Dwi Warna

“Dwi Warna ampun pian barataan, siapa lagi nang mamalihara mun kada kita jua,” ujarnya.





Pewarta: Fathurahman
: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026