Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Syaripudin SE MSc mengemukakan itu di Banjarmasin, Selasa.
"Namun untuk mewujudkan rempah dan pangan sebagai penggerak kemajuan hanya bisa lewat kolaborasi dunia industri, akademisi, pemerintah dan komunitas," ujar Bang Din (sapaan akrab lain terhadap M Syaripudin).
Oleh sebab itu, PDIP atau partai politik (Parpol) besutan Megawati Soekarnoputri tersebut mengajak atau mau menjalin kerja sama dengan dunia industri, akademisi, pemerintah dan komunitas untuk mewujudkan rempah dan pangan sebagai penggerak bangsa Indonesia.
"Apalagi Indonesia kaya dengan ragam rempah dan jenis pangan. Tinggal bagaimana mengolah atau memanfaatkan agar menjadi penggerak kemajuan negara dan bangsa Indonesia," lanjut anak muda tersebut.
Sebagai contoh dalam hal kekayaan rempah-rempah Indonesia tidak kurang dari 60 jenis yang belum semua orang mengetahui manfaat atau khasiatnya.
Begitu pula jenis pangan di Indonesia cukup banyak yang bukan saja untuk kepentingan konsumtif pribadi dan keluarga, tapi juga bisa menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi asalkan pandi mengolah, demikian Bang Din.
Bang Din yang juga Wakil Ketua DPRD Kalsel mengemukakan itu dalam memaknai ulang tahun ke 47 PDIP Tahun 2020 lewat Group WA bernama "Kabinet AMNESIA" yang keanggotaannya terdapat pula sejumlah wartawan.
Pewarta: Syamsuddin HasanEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.