Oleh Imam Hanafi

Kotabaru, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, melalui Dinas Perikanan dan Kelautan setempat memberikan bantuan 44.000 ekor bibit ikan nila dan patin kepada kelompok budidaya ikan di Desa Limau, PulauLaut Timur.

"Bantuan bibit ikan ini diharapkan bisa mendorong meningkatnya produksi ikan yang akhirnya berdampak pada meningkatnya kesejahteraan para pembudidaya," kata Bupati Kotabaru, H. Irhami Ridjani, di Kotabaru, Jum`at.

Dengan meningkatnya produksi ikan air tawar, kedepan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri, akan tetapi bisa mensuplai ke daerah-daerah lain di Kalimantan atau Pulau Jawa.

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kotabaru, H Talib, mengatakan, sebagian wilayah perairan Kotabaru memiliki potensi perikanan yang bisa diunggulkan.

"Sementara itu potensi perikanan yang cukup besar tersebut, hingga saat ini belum dikelola dengan maksimal," tambahnya.

Apabila potensi itu diolah dengan sungguh-sungguh, tidak menutup kemungkinan pengembangan perikanan di Kotabaru akan membuka kesempatan usaha baru bagi masyarakat, dan akhirnya kesejahteraan mereka pun akan meningkat pula.

Apalah artinya memiliki potensi besar, apabila tidak dikelola dengan benar dan sungguh-sungguh maka potensi tersebut tidak akan memberikan manfaat bagi masyarakatnya.

Menurut dia, salah satu kendala yang dihadapi masyarakat, khususnya nelayan di Kotabaru, diantaranya, minimnya ilmu pengetahuan tentang pengelolaan perikanan dan permodalan.

Yang tidak kalah pentingnya adalah, sebagian besar neyalan di Kotabaru masih menangkap ikan atau mebudidayakan ikan dengan cara tradisional dan manual.

Berdasarkan data yang ada pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kotabaru, beberapa tahun terakhir produksi perikanan laut Kotabaru meningkat cukup besar, dari pengasilan tambak udang dan ikan.

Pada 2010 produksi perikanan diakumulasikan sebesar 47 ribu ton pertahun, sedangkan di 2012 ini ada kenaikan menjadi 57 ribu ton pertahun, artinya pemasukan bagi daerah lumayan besar.

Menurut dia, pihaknya sangat optimis pada 2015 mendatang dari hasil produksi perikanan laut akan mencapai angka 100 ribu ton pertahun, tentunya bukan hal yang mudah untuk dilakukan.


Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026