Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Praktisi lingkungan, Firman Afrianto, menilai Banjarmasin, ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan, memerlukan pemimpin yang lebih serius dan mampu menangani penghijauan lingkungan agar tidak gersang seperti halnya Surabaya, Jawa Timur.
Hal itu dikatakan Firman Afrianto, praktisi penataan ruang Kota Surabaya, menanggapi keluhan peserta Sosialisasi Pelaksanaan Program Green And Clean dan Implikasi Pelaksanaan Program P2KH, di Banjarmasin, Kamis, terkait kondisi Kota Banjarmasin yang dinilai gersang.
Menurut Firman Afrianto yang datang ke Banjarmasin bersama pembicara lainnya, Ir Juniar Ilham, tanpa adanya pimpinan pemerintahan kota yang benar-benar serius terhadap penghijauan maka agak sulit Banjarmasin bisa menjadi kota yang teduh dan sejuk atau rindang oleh banyaknya pepohonan.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.