Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - DPRD Kalimantan Selatan fokus membahas Kebijakan Umum Perencanaan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Semantera (PPAS) APBD Perubahan 2013 provinsi tersebut, pada Agustus 2013.
"Kami akan fokus membahas KUPA dan PPAS APBD-P Kalsel 2013 dalam jadwal kegiatan DPRD Kalsel Agustus mendatang," ujar Wakil Ketua lembaga legislatif tingkat provinsi tersebut H Riswandi, di Banjarmasin, Jumat.
"Walau fokus membahas KUPA dan PPAS APBD-P 2013, kegiatan lain tetap jalan, seperti Panitia Khusus (Pansus) aset daerah dan optimalisasi sumber daya alam Pulau Larilarian," lanjutnya usai rapat Badan Musyawarah DPRD Kalsel.
Mantan pegawai Departemen Keuangan RI itu berharap, pembahasan KUPA dan PPAS APBD-P Kalsel 2013 bisa sesegera mungkin selesai, sehingga dalam waktu segera dapat pula penyampaian Raperda APBD-P 2013 oleh gubernur setempat.
Rencana semula penyampaian penjelasan Raperda/Nota Keuangan APBD-P 2013 pada 22 Juli lalu, tapi karena ada kegiatan lain dari DPRD Kalsel, sehingga mengalami penundaan.
"Penundaan penyampaian penjelasan Raperda/Nota Keuangan APBD-P Kalsel 2013 itu masih dalam batas toleransi, artinya tidak melampaui perkiraan waktu pembahasan," tandas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.
Mengenai APBD-P Kalsel 2013, dia memperkirakan, secara keseluruhan bisa mencapai Rp5 triliun lebih atau mengalami kenaikan Rp500 miliar lebih dari APBD Murni (sebelum perubahan) 2013.
"Kenaikan APBD-P 2013 itu, antara lain bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun 2012, serta usaha lain," lanjutnya menjawab ANTARA Kalsel.
"Sedangkan Silpa itu sendiri antara lain bersumber dari dana perimbangan dari pemerintah pusat, yang belum masuk saat ketok APBD Murni 2013," demikian Riswandi.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.