Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - DPRD Kalimantan Selatan menjadwalkan pelantikan anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), 12 Agustus 2013.

"Kita jadwalkan segera pelantikan PAW anggota DPRD. Karena kita sudah menerima surat keputusan terkait PAW tersebut," ujar Wakil Ketua lembaga legislatif tingkat provinsi itu, H Riswandi, di Banjarmasin, Jumat.

"Sebagaimana kita ketahui bersama, PAW itu atas nama Ilmi untuk menggantikan Hj Haryatie yang mengundurkan diri dalam keanggotaan PKB beberapa waktu lalu," lanjutnya usai rapat Badan Musyawarah DPRD Kalsel tersebut.

Seiring pengunduran diri dari PKB, Dewan Pimpinan Wilayah partai politik (parpol) tingkat provinsi tersebut juga mengusulkan surat pemberhentian sebagai anggota DPRD Kalsel kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

"Surat Keputusan (SK) Mendagri bernomor 161.63-4659 Tahun 2013 tanggal 9 Juli 2013 yang memberhentikan Haryatie dan mengangkat Ilmi sebagai anggota DPRD Kalsel periode 2009 - 2014 itu, sudah kami terima," demikian Riswandi.

Sebelumnya Haryatie menjadi anggota DPRD tingkat provinsi tersebut dari PKB asal daerah pemilihan (dapil) IV Kalsel yang meliputi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Seltan (HSS) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Oleh karena pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kalsel melalui Partai Golkar, sehingga pimpinan parpol tersebut melakukan PAW.

Dalam keanggotaan DPRD Kalsel sebanyak 55 orang hasil Pemilu 2009, dari PKB ada tiga, masing-masing H Mulyadi Mangin yang juga Ketua DPW parpol tersebut asal dapil II meliputi Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Kemudian Hj Haryatie dan AL Hanafiah dari dapil V Kalsel yang meliputi Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Kabupaten Tabalong.

Tapi karena Mulyadi meninggal dunia, kemudian digantikan Hj Gusti Laila Faridah dari dapil yang sama, serta Haryatie karena pindah parpol sebelum berakhir masa bakti di DPRD Kalsel, sehingga digantikan Ilmi.


: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026