Banjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Persediaan daging sapi dan daging ayam di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri 1434 Hijriah mencukupi.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Kota Banjarbaru Iwan Hermawan, Kamis, mengatakan kebutuhan daging sapi dan daging ayam dipasok dari luar daerah sehingga cukup selama Juli hingga Agustus.
"Ketersediaan daging sapi mencapai 79 ton yang berasal dari luar daerah seperti Provinsi Nusa Tenggara Barat termasuk pasokan dari dalam Provinsi Kalsel yakni Kabupaten Tanah Laut," ujarnya.
Sementara itu, ketersediaan daging ayam mencapai 76 ton berasal dari sejumlah peternakan skala menengah maupun besar yang tersebar baik di Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar maupun Kabupaten Tanah Laut.
"Stok daging sapi maupun daging ayam yang mencapai puluhan ton tersebut hampir sama dengan kebutuhan yang diperhitungkan dalam satu bulan, sehingga ketersediaannya mencukupi," ujarnya.
Dikatakannya, selain daging ayam dan daging sapi, ketersediaan komoditas lain seperti telur baik telur ayam maupun telur bebek juga mencukupi untuk memenuhi kebutuhan selama satu bulan ke depan.
"Stok telur ayam maupun telur bebek sebanyak 125 ton dan diperkirakan kebutuhan masyarakat juga sebanyak itu sehingga ketersediaan telur selama satu bulan ke depan mencukupi," ujarnya.
Meski kebutuhan daging sapi, daging ayam dan telur mencukupi, tetapi harganya di pasar cukup tinggi, ini cukup mempengaruhi daya beli masyarakat terhadap bahan pangan hewani tersebut.
Harga daging sapi mencapai Rp110 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram, daging ayam potong Rp35 ribu hingga Rp38 ribu per ekor dan telur ayam menembus harga Rp21 ribu per kilogram.
"Kenaikan sudah berlangsung sebelum Ramadhan, ini dipicu naiknya harga bahan bakar minyak dan kemungkinan harga tersebut bisa naik lagi seiring banyaknya permintaan," ujar salah seorang warga Banjarbaru Ny Nurul.
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.