Oleh Gunawan Wibisono

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Satuan Sabhara Unit Patroli Kota Polresta Banjarmasin mengamankan enam orang yang diduga sedang asyik pesta minuman keras (Miras) dua diantaranya anak di bawah umur.


Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, Kompol Haryono MT di Banjarmasin, Selasa mengatakan, ketiga orang itu diamankan sekitar pukul 03.00 wita, Selasa (25/6) dini hari di kawasan jalan Veteran Banjarmasin tepat tempat mangkal ojek.

Diamankannya tiga orang itu saat Unit Patroli Kota Regu III sedang melaksanakan razia pekat rutin dan patroli dialogis polisi berseragam.

Saat itu terlihat beberapa orang sedang asyik duduk-duduk sambil bergitar, polisi curiga dan langsung melakukan pemeriksaan ternyata benar adanya mereka sedang asyik melakukan pesta miras.

Tanpa banyak tanya, polisi langsung menyuruh mereka termasuk dua anak di bawah umur itu untuk naik ke mobil patroli guna pendataan dan pembinaan di Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin.

Hasil pemeriksaan ketiga orang yang diduga pesta miras jenis Aldo atau miras oplosan itu diketahui berinisial Suriani alias Empe (58) gg Lima Sejati Jalan Veteran, jaga malam.

Sedang dua anak di bawah umur yang juga ikut pesta miras itu diketahui berinisial RY (17) dan AD (14) warga jalan Sungai Andai, Komplek Herlina blok 3 Banjaramasin Utara.

Seusai didata oleh petugas, mereka diberikan pembinaan serta menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan itu lagi, selanjutnya mereka semua diamankan 1X24 jam di Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin.

Kemungkinan mereka akan diikutkan dalam sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri Banjarmasin apabila memenuhi unsur tindak pidananya.

"Kita lakukan razia pekat, patroli dialogis polisi berseragam itu, untuk memelihara dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat, sekaligus cipta kondisi menjelang Bulan Suci Ramadhan dan HUT Bhayangkara Ke 67," terangnya kepada Antara.

Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin pada siang dan malam, itu dilakukan untuk mengantisipasi dan meminimalisir niat dan kesempatan para pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya.

Bukan itu saja, polisi berseragam juga akan melakukan patroli dialogis disetiap tempat-tempat keramaian yang di kunjungi oleh masyarakat, untuk memberikan serta menciptakan rasa aman dan nyaman.

  "Apabila masyarakat melihat kejadian atau aksi kriminalitas yang dilakukan oleh pelaku kejahatan di tempat keramaian maka langsung laporkan ke petugas polisi berseragam karena kita akan selalu hadir disetiap pusat keramaian masyarakat," terang pria berkumis tipis itu.    


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026