Hasil ujicoba Ujian Nasional (UN) tahap pertama tingkat Sekolah Menengah Atas dan sederajat di Kota Banjarbaru cukup mengkhawatirkan karena hanya 20 persen peserta yang berhasil lulus.

Pelaksana Harian Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Badaruddin, Rabu (2/2), mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti ujicoba UN tahap pertama sebanyak 2.211 siswa.

"Dari total keseluruhan peserta ujicoba UN itu, hanya sebanyak 20 persen yang lulus sehingga kondisinya cukup mengkhawatirkan dan harus dilakukan perbaikan agar hasilnya lebih baik," ujarnya.

Ia mengatakan, meski pun hasil ujicoba UN tahap pertama kurang baik namun masih ada kesempatan kedua bagi calon peserta UN SMA dan sederajat mengikuti ujicoba tahap kedua yang rencananya dilaksanakan 7 Pebruari 2010.

Diharapkan, ujicoba tahap kedua itu dimanfaatkan seluruh calon peserta UN mengerjakan soal-soal yang diujikan sebaik-baiknya sehingga mampu menghadapi UN sesungguhnya pada bulan April mendatang.

"Ujicoba yang diikuti seluruh calon peserta UN merupakan salah satu tolak ukur tingkat kelulusan siswa pada UN sesungguhnya sehingga diharapkan hasil ujicoba UN tahap kedua lebih baik dibanding ujicoba pertama," harapnya.

Dikatakan, uji coba UN tahap dilaksanakan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan sederajat diikuti 27 sekolah yang terdiri dari 17 SMA termasuk Madrasah Aliyah dan 10 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Meski pun hanya ujicoba namun kami sangat mengharapkan perhatian orangtua agar mempersiapkan anak-anaknya mengikuti ujian UN sehingga pada UN sesungguhnya nanti bisa meraih hasil terbaik," katanya.

Ditambahkan, sebelum pelaksanaan UN diawali Ujian Akhir Sekolah (UAS) yang dilaksanakan serempak pada tanggal 14 Maret 2011 disusul UN yang dijadwalkan tanggal 18 - 21 April 2011. (yos*C)



Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026