Oleh Syamsuddin Hasan

Banjarmasin, (Antaranews.Kalsel) - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Kalimantan Selatan membuka pendaftaran bakal calon anggota legislatif (caleg) bagi umum, mulai 1 - 10 April 2013.

"Bagi masyarakat umum yang mau mendaftar sebagai bakal caleg, persyaratannya cukup kesediaan yang bersangkutan menjadi anggota PBB," ujar Ketua Pimpinan Wilayah PBB Kalsel H Gusti Ibrahim, di Banjarmasin, Sabtu.

Ia mengaku, partai politik (parpol)-nya nyaris ketinggalan menjadi peserta Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2014, karena dianggap tidak lulus verifikasi.

"Namun berkat perjuangan keras dan gigih yang `dimotori` mantan Menteri Hukum dan HAM, serta mantan Menteri Sekretaris Negara Prof Dr Yusril Ihza Mahendra, akhirnya PBB lulus dan mendapat No. 14 pada Pemilu 2014," tandasnya.

"Karena kami hampir terlambat `start` maka mau tidak mau, harus kerja keras dan gerak cepat, karena waktu pendaftaran caleg di Komisi Pemilihan Umum sudah dekat," lanjutnya sebelum shalat Maghrib di Markas PBB Kalsel di Banjarmasin.

Mantan anggota DPRD Kalsel yang menyandang gelar sarjana hukum Islam itu optimistis bisa kembali menempatkan kader partainya sebagai legislator dari hasil Pemilu 2014, baik untuk tingkat pusat maupun provinsi serta kabupaten/kota.

"Insya Allah, anggota PBB juga akan berhasil legislator, baik tingkat pusat maupun provinsi serta kabupaten/kota," tandas mantan Sekretaris DPW PBB Kalsel tersebut, tanpa menyebut target perolehan.

"Apalagi kalau kita melihat nomor peserta PBB dalam Pemilu 2014, yaitu nomor 14, dimana dalam Alquran surah ke-14 itu Surah Nabi Ibrahim. Maka Alquran akan memberi jiwa dan semangat bagi PBB," demikian Gt Ibrahim.

Kedudukan Gt Ibrahim selaku Ketua DPW PBB Kalsel atas kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) parpol tersebut, seiring dengan pengunduran diri H Saiful Rasyid (mantan Bupati Hulu Sungai Tengah, Kalsel).

Kebijakan DPP PBB yang tertuang dalam Surat Keputusan No.:SKR.PP/1041.2013 tanggal 26 Maret 2013 itu juga mendapat sambutan positif dari fungsionaris dan kader PBB di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut.


: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026