Oleh Ulul Maskuriah

Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Petani di Kalimantan Selatan kini telah menanam padi di lahan seluas 225 ribu hektare pada musim tanam hingga Februari 2013 dan diharapkan pada Maret luas penanaman tersebut menjadi 347 ribu hektare.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Selatan, Aus Al Kautsar di Banjarmasin, Kamis, mengatakan, target luas lahan tanaman padi tahun seluas ini seluas 517.709 hektare.

"Bila hingga Maret kita telah mencapai 350 hektare, saya optimistis target tersebut bisa tercapai," katanya.

Menurut Aus, saat ini kondisi musim tidak terlalu menjadi kendala untuk peningkatan produksi padi, mengingat sudah ditemukan farietas baru untuk tanaman padi tahan genangan air maupun di lahan kering.

Sehingga, pada saat banjir maupun musim penghujan, diharapkan produksi padi tetap masih bisa ditingkatkan sesuai dengan harapan.

Menurut Aus, target produksi padi 2013 sebesar 2,12 juta ton atau meningkat sekitar 400 ton dibanding 2012.

"Perlu strategi dan upaya untuk meningkatkan produksi dan produktivitas padi maupun palawija dengan melibat seluruh penyuluh pertanian maupun para mantri tani," jelas Aus.

Sebelumnya, Aus mengatakan, saat ini kebutuhan padi dan palawija di Kalsel terus meningkat, karena itu melalui dana APBD provinsi Kalsel akan dilaksanakan peningkatan produksi.

Dengan rincian peningkatan produksi padi seluas 4.000 hektare, jagung 1.100 hektare, kedelai 750 hektare dan kacang tanah 500 hektare.

"Dengan dukungan dana APBD provinsi diharapkan produksi dan produksi padi maupun palawija di Kalsel bisa meningkat," tambahnya.

Dari sasaran 2013, Dinas tanaman pangan dan hortikultura Kalsel menargetkan produktivitas padi mencapai 42,77 kwintal per hektare dengan luas panen 497.594 hektare tersebar di 12 kabupaten.

Sementara itu dari 12 kabupaten, Barito Kuala menempati posisi pertama untuk sasaran produksi padi, sebesar 362.383 ton dengan luas tanam mencapai 98.100 hektare.


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026