Oleh Hasan Zainuddin

Martapura,8/3 (ANTARA)- Dinas Perumahan dan Perkumiman (Disperkim) Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan berhasil merubah tumpukan sampah menjadi gas metan yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

Pemanfaatan gas metan dari sampah tersebut dipertontonkan saat peringatan hari ulang tahun ke-1 Disperkim yang berlangsung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Padang Panjang Kecamatan Karang Intan, demikian rilis Humas Pemkab Banjar, Jumat.

Kepala Disperkim, Boyke W Triestiyanto menjelaskan setelah TPA dibenahi akhirnya berhasil mnenghasilan gas metan (CH4) menjadi energi listrik yang dapat digunakan untuk memasak.

Pemanfaatan gas metan tersebut dipertontonkan saat memasak menu kambing guling dan jagung rebus yang dimasak melalui energi tersebut.

Saat itu Boyke W Triestiyanto MT didamping Sekretaris Junaidi, Kabid AMPL Edy Mulyono, Kabid Perumahan H Irwan Jaya dan Kabid Kebersihan Rahmaddin MY.

Dikatakan acara peringatan HUT Disperkim dilaksanakannya sebagai ucapan syukur atas kebersamaan jajaran Disperkim selama ini dan juga sebagai sarana melepas kepenatan bagi seluruh pasukan kuning yang tanpa mengenal libur, hujan, atau pun panas demi menjaga kebersihan dan keindahan kota di wilayah Kabupaten Banjar.

"Sudah selayaknya mereka para petugas kebershian pada hari ini kita berikan "dispensasi" dari kegiatan rutinitas yang selama ini mereka laksanakan," ujar Boyke tersenyum.

HUT Disperkim yang ke-1 ini dihadiri 350 orang dari jajaran Disperkim untuk menikmati menu kambing guling dan jagung rebus yang memanfaatkan gas metan.

Kabid Kebersihan Rahmaddin menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan para tenaga Kontrak yang mencoba mengemas acara semeriah mungkin dengan tetap pada tema lingkungan.

  Pasukan kuning yang biasanya memegang peralatan kebersihan, pada hari ini diberikan kesempatan untuk mengikuti lomba futsal, lomba tarik tambang, lomba lompat karung, lomba makan kerupuk, lomba menyanyi, sampai pada lomba menggambar.   


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026