"Hanya PDAM Bandarmasih, Kota Banjarmasin yang mampu melayani kebutuhan air bersih perkotaan mendekati seratus persen, sehingga banyak PDAM lain di Indonesia belajar pengelolaan perusahaan tersebut" kata Muhidin di Banjarmasin, Senin.
Dengan kondisi kinerjanya terus membaik, tentunya Pemerintak Kota (Pemkot) Banjarmasin selaku pemilik PDAM tentu terus mendorong agar perusahaan publik ini terus membaik lagi, kata Wali Kota saat puncah HUT PDAM Bandarmasih, di ruang Kayuh Baimbai balaikota.
Menurutnya agar perusahaan terus membaik maka Pemkot Banjarmasin meminta Direktur Utama (Dirut) PDAM Ir H Muslih bersama jajajaranya melakukan penandatangan kontrak kerja agar benar-benar mampu melayani seratus persen penduduk setempat.
"Tujuan kontrak kerja selain merupakan saran dari BPKP juga mengharapkan hasil karya atau kerja PDAM kedepan lebih terukur, sehingga memudahkan agar parameternya semakin jelas," ungkap Wali Kota di Aula Kayuh Baimbai.
Selain itu bila mampu mencapai tujuan sesuai kontrak kerja maka akan menjadi penilaian tersediri bagi para direksi.
Pada kegiatan syukuran dan silatrahmi dalam rangka Hut ke 40 PDAM, dihadiri seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Kepala BPKP, Kepala BPK, Wakil Walikota Banjarmasin HM Irwan dan seluruh kepala SKPD di lingkup Pemkot Banjarmasin dan jararan PDAM itu sendiri.
Muhidin juga berpesan agar PDAM lebih fokus dengan pembayaran utang-utangnya.
Utang PDAM Bandarmasih yang tercatat sejak tahun 1997 itu dengan nilai Rp45 miliar dan sekarang karena begitu besar bunganya membengkak menjadi Rp125 Miliar.
"Saya minta kepada PDAM untuk melunasi utang-utangnya dulu, dan targetnya pada 2015 nanti terlunasi, sehingga keuntungan PDAM bisa memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD)," tutur Wali Kota.
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.