Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin Kalimantan Selatan melalui Dinas Pengelolaan Pasar setempat merenovasi sebuah pasar di lokasi padat penduduk, yakni Pasar Pekauman.
Untuk merenovasi pasar tua tersebut, Pemkot harus memindahkan sementara 450 pedagang kelokasi penampungan dan paling lambat akhir 2013, ujar Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kota Banjarmasin, Drs H Hermansyah, kepada wartawan, Kamis.
Menurut mantan camat Banjarmasin Tengah ini, saat ini pihaknya masih menggelar rapat, bersama sejumlah SKPD terkait lainnya termasuk Camat, Lurah dan RT setempat, guna membahas teknis dan cara pemindahan pedagang serta penentuan lokasi relokasi yang diinginkan.
"Kita mau sosialisasikan dulu, untuk persiapan penampungan," ungkap Hermansyah seraya menyebutkan terkait lahan untuk penampungan sementara tersebut, dimungkinkan akan ada dua alternatif.
Alternatif pertama lahan eks lokasi lapangan basket dan pasar kapuk Jalan RK Ilir, alternatif kedua lahan milik Pemkot Eks Rumah Sakit Pura Raharja.
Mengenai masa relokasi sementara itu dilakukan, diperkirakan akan memakan waktu selama kurang lebih delapan bulan, atau sampai proses pembangunan pasar Pekauman selesai dilakukan.
"Diharapkan lelang pembangunan pasar tersebut diharapkan bisa cepat, jadi pembangunan bisa segera dilakukan," ucapnya.
Herman menambahkan, proses pembangunan kembali pasar Pekauman, dianggarkan sebesar Rp1,7 miliar karena pasar tersebut sungguh sudah kumuh dan semrawut karena usianya lebih dari 20 tahun.
Akibat kumuh maka pedagang pasar di sana mengeluhkan seperti banyak atapnya yang bocor, kurang menarik pembeli, dan mereka menyetujui pasar tempat mereka berdagang selama ini direnovasi Pemkot, tutur Hermansyah.
Dengan adanya keluhan dan pertimbangan karena pasar itu masuk aset Pemkot, maka Dinas Pengelolaan Pasar setempat, berinisiatif mengajukan anggaran untuk merenovasi total pasar itu, dengan harapan bisa menjadi pasar rakyat yang aman, nyaman, bersih, dan indah.
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013
Untuk merenovasi pasar tua tersebut, Pemkot harus memindahkan sementara 450 pedagang kelokasi penampungan dan paling lambat akhir 2013, ujar Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kota Banjarmasin, Drs H Hermansyah, kepada wartawan, Kamis.
Menurut mantan camat Banjarmasin Tengah ini, saat ini pihaknya masih menggelar rapat, bersama sejumlah SKPD terkait lainnya termasuk Camat, Lurah dan RT setempat, guna membahas teknis dan cara pemindahan pedagang serta penentuan lokasi relokasi yang diinginkan.
"Kita mau sosialisasikan dulu, untuk persiapan penampungan," ungkap Hermansyah seraya menyebutkan terkait lahan untuk penampungan sementara tersebut, dimungkinkan akan ada dua alternatif.
Alternatif pertama lahan eks lokasi lapangan basket dan pasar kapuk Jalan RK Ilir, alternatif kedua lahan milik Pemkot Eks Rumah Sakit Pura Raharja.
Mengenai masa relokasi sementara itu dilakukan, diperkirakan akan memakan waktu selama kurang lebih delapan bulan, atau sampai proses pembangunan pasar Pekauman selesai dilakukan.
"Diharapkan lelang pembangunan pasar tersebut diharapkan bisa cepat, jadi pembangunan bisa segera dilakukan," ucapnya.
Herman menambahkan, proses pembangunan kembali pasar Pekauman, dianggarkan sebesar Rp1,7 miliar karena pasar tersebut sungguh sudah kumuh dan semrawut karena usianya lebih dari 20 tahun.
Akibat kumuh maka pedagang pasar di sana mengeluhkan seperti banyak atapnya yang bocor, kurang menarik pembeli, dan mereka menyetujui pasar tempat mereka berdagang selama ini direnovasi Pemkot, tutur Hermansyah.
Dengan adanya keluhan dan pertimbangan karena pasar itu masuk aset Pemkot, maka Dinas Pengelolaan Pasar setempat, berinisiatif mengajukan anggaran untuk merenovasi total pasar itu, dengan harapan bisa menjadi pasar rakyat yang aman, nyaman, bersih, dan indah.
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013