Oleh Sukarli
        Banjarmasin, 21/2 (Antara) - Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Banjarmasin Drs. H. Akhmad Husaini, MM menyatakan, pemerintah kota akan membangun gedung arsip pada tahun ini di bekas bangunan kantor Kecamatan Banjarmasin Selatan di jalan RK Ilir.
        Menurut dia di Banjarmasin, Kamis, pembangunan gedung arsip itu akan dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DisPUPR) Kota Banjarmasin.
        Dikatakan dia, Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan gedung arsip ini sudah ada, termasuk ketersediaan lahannya yang cukup luas, hingga bisa dibangun fisiknya tahun ini.
         "Rencananya gedung arsip baru milik Pemkot Banjarmasin berlantai dua," ungkap A Husaini.
         Menurut dia, pembangunan gedung arsip ini dianggarkan Rp10 miliar dari Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019.
         "Saat ini sudah proses lelang, sehingga kita yakin akan terealisasi," papar A Husaini.
         Dia menyatakan, pengadaan gedung arsip ini sudah beberapa kali direncanakan, termasuk akan membeli gedung sudah jadi pada tahun lalu.
          "Karena aturan pembelian gedung arsip itu kurang kuat, maka kita batalkan pada tahun 2018 kemarin, maka direncanakan lah tahun ini dibangun langsung," tegasnya.
          Dia menyatakan pentingnya pemerintah kota untuk memiliki gedung arsip ini, sebab selama ini dokumen penting tidak tersimpan dengan aman dan baik ditempat yang berstandar.
         "Dokumen arsip daerah kita terpaksa sementara disimpan di gudang bekas kantor Kecamatan Banjarmasin Tengah, karens tidak memiliki gedung sendiri, memprihatinkan karena banyak dokumen penting dan bersejarah," bebernya.
        Karena banyak dokumen penting dan bersejarah, ujar A Husaini, pemerintah kota memberikan perhatiannya dengan membangun gedung yang representatif tahun ini.
         "Harapannya semua arsip daerah ini bisa tersimpan dengan baik selama-lamanya, karena bukti sejarah perjalan pembangunan kota ini," pungkasnya.

 

Pewarta: Sukarli

Editor : Hasan Zainuddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019