Pelaihari, (Antaranews Kalsel) -Wakil Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan H Sukamta mengatakan, pada tahun 2018 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan  mencanangkan penanaman 20 ribu pohon mangrove  jenis api-api di pesisir Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung.
        
"Pencanangan penanaman mangrove  tersebut dilakukan bersama petani dan masyarakat setempat,"ujar Wabup Tabah Laut H Sukamta, di Pelaihari, Sabtu.
    
Menurut dia,  Pemkab Tanah Laut menyambut positif dengan adanya pencanangan penanaman 20 ribu batang mangrove  tersebut.
   
Pemkab Tanah Laut bersama Pemprov Kalsel, sebut dia,  terus mengembangkan kegiatan konservasi mangrove karena sebagai suatu usaha penyelamatan lingkungan.   
      
Selain itu, jelas dia, keberadaan hutan mangrove  sebagai sarana wisata bagi masyarakat .
    
Diutarakannya,  penanaman pohon mangrove dalam rangka mendukung  gerakan revolusi hijau dan konservasi sumber daya kelautan,  pesisir dan pulau pulau kecil.
      
Pencananganya, terang dia, langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor.
     
Terpisah,  Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengajak seluruh lapisan masyarakat mensukseskan gerakan revolusi hijau sebagai upaya pelestarian ekosistem.
    
"Mari kita sukseskan gerakan revolusi hijau dan bergerak  menanam pohon," pintanya.     
      
Kemudian, ungkap dia,  pohon yang sudah ditanam hendaknya dipelihara,  sehingga dapat tumbuh dan berkembang dengan bak."Mangrove yang kita tanan di lahan ini akan bermanfaat bagi anak cucu kita kelak,"tandasnya

Pewarta: Arianto

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2018