PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Kotabaru, Kalimantan Selatan, segera melayani masyarakat Sengayam, Kotabaru yang ada di perbatasan Kalimantan Selatan dengan Kalimantan Timur.

Humas PT PLN Cabang Kotabaru M Jimmy, Kamis, mengatakan, tim dari Jakarta beberapa waktu lalu sudah melakukan survei di daerah Sengayam, Pamukan Barat, Kotabaru.

"Hasil survei tersebut akan segera ditindaklanjuti," ujarnya.

Warga Desa Sengayam Asep, menuturkan, keinginan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dari PLN sudah lama sekali.

Karena terlalu lama berharap dan beberapa kali meminta tidak segera dikabulkan, masyarakat hampir berputus asa.

Namun syukur, kini ada informasi bahwa PT PLN mulai melakukan survei sebagai pertanda akan terealisasinya keinginan masyarakat Sengayam.

Asep menuturkan, sebelum ada listrik dari PT PLN, masyarakat sempat mendapatkan listrik dari perusahaan swasta dengan menggunakan pembangkit mesin diesel.

Namun sayang, layanan perusahaan tersebut terhenti, karena perusahaan kesulitan mendapatkan BBM untuk mesin pembangkit.

"Listrik swasta itu kabarnya juga akan kembali beroperasi," ujarnya.

Terdengar kabar, bahwa Tarif Dasar Listrik (TDL) yang akan ditetapkan perusahaan swasta tersebut memberatkan pelangganya.

"TDL tersebut diperkirakan mencapai kisaran Rp10.000 per KWH, atau sekitar Rp300.000-Rp500.000 per bulan," ujarnya.

Sementara itu, sudah hampir 23 tahun PT PLN sudah memasang tiang dan kabel tegangan tinggi di daerah Sengayam.

Namun karena terlalu lama tidak manfaatkan atau dialiri listrik, kabel induk tersebut sebagian rusak dan hilang, begitu juga dengan tiang beton juga ada yang rusak dan patah.









Pewarta:

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2012