Satu peleton dari Polresta Banjarmasin dibantu jajaran Polsek Banjarmasin Tengah melakukan pengamanan terhadap sidang pembunuhan dengan korban seorang anak polisi di Pengadilan Negeri Banjarmasin.


Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, AKP Rizali SH di Banjarmasin, Selasa mengatakan, pengamanan yang dilakukan untuk mencegah adanya perbuatan anarkis dari pihak korban.


Dalam pengamanan itu, pihak Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin, menurunkan sekitar lebih kurang 30 anggota polisi ditambah bantuan dari Polsek Banjarmasin Tengah dipimpin Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Fathulullum Sik.


Selain itu juga tambah Rizali, pengamanan dilakukan untuk sidang pembunuhan dengan korban Maria Yustina Avilla (18) dan terdakwa Adam Gunawan (20) yang juga pacar korban.


"Kita hadir satu peleton untuk amankan sidang pembunuhan itu atas permintaan pihak Jaksa, sebagai alat pengamanan agar keluarga korban tidak berbuat anarkis terhadap terdakwa saat sidang maupun usai sidang," terangnya.


Bukan itu saja, selain puluhan anggota polisi melakukan pengamanan terhadap sidang pembunuhan itu, ada juga intel dan reserse berpakaian preman melakukan pengamanan sidang pembunuhan yang korban anak dari seorang anggota polisi.


"Kita juga dibantu pihak reserse dan intel dari Polresta Banjarmasin maupun dari pihak Polsekta Banjarmasin Tengah yang berpakaian preman untuk tugas pengamanan tentunya," ungkap Rizali.


Sidang pembunuhan seorang mahasiswi tersebut digelar Selasa, Hakim Ketua Boni Sanggah SH MH, Hakim Anggota Toto SH MH dan Titi SH MH dengan Penuntut Umum, Alfa Fauzan SH MH dan Asep SH serta Penasehat Hukum terdakwa, Herry Murdy SH dan terdakwa Adam Gunawan.


Sidang pembunuhan itu digelar atas perbuatan Adam Gunawan (20) pada Senin (26/9) melakukan pembunuhan terhadap korban yang juga pacarnya sendiri bernama Maria Yustina Avilla (18).


Peristiwa pembunuhan dengan terdakwa Adam Gunawan itu terjadi di Home Stay Rimdang kamar 304, korban ditemukan tidak bernyawa oleh seorang resepsionis.


Berdasarkan hasil pantauan, usai sidang pembunuhan tersebut, terlihat keluarga dan ayah korban Maria Yustina Avilla mengamuk melakukan pemukulan terhadap terdakwa Adam Gunawan.


Untungnya saat kejadian tersebut satu peleton anggota polisi yang disiagakan itu langsung melakukan pengamanan terhadap terdakwa, walaupun terdakwa sempat beberapa kali terkena pukulan dari keluarga korban./gun/C

Pewarta:

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2012