Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal bersama sejumlah kepala daerah di Kalsel melaksanakan audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia (RI) di Jakarta Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samsul Rizal kembali menyampaikan usulan berbagai kebutuhan infrastruktur ke pemerintah pusat, mulai dari pembangunan jalan hingga fasilitas pengendalian banjir.
"Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kementerian PU RI yang telah berkenan menerima audiensi pemerintah daerah," kata Bupati Rizal di Barabai, Sabtu.
Ia menyampaikan bahwa Kabupaten HST masih menghadapi berbagai persoalan infrastruktur, khususnya pada sektor jalan dan pengendalian banjir.
Baca juga: Bupati HSS dan para bupati di Kalsel temui Mendagri
Menurutnya, kemampuan APBD Kabupaten HST masih sangat terbatas untuk menangani seluruh kebutuhan pembangunan dan perbaikan jalan di wilayah tersebut.
“Kalau hanya mengandalkan APBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, tentu tidak akan mampu untuk memperbaiki seluruh ruas jalan yang ada. Bahkan apabila seluruh anggaran difokuskan untuk perbaikan jalan, tetap saja tidak akan mencukupi," ujarnya.
Untuk itu, kata Bupati Rizal, salah satu tujuan pihaknya datang ke Kementerian PU adalah memohon dukungan dan bantuan pembangunan infrastruktur.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat yang selama ini telah membantu pembangunan infrastruktur di Kabupaten HST.
Bupati Rizal menyebut, salah satunya pembangunan Jalan Lingkar Kapar-Walangsi yang saat ini telah terbangun meskipun belum selesai sepenuhnya.
Baca juga: Banjir hampir dua pekan landa delapan desa di HST, 2787 rumah terdampak
Pemerintah daerah, lanjutnya, memastikan proses pengerjaan berjalan lancar tanpa hambatan dengan melakukan pemantauan langsung ke lapangan.
Selain itu, pada tahun sebelumnya Kabupaten HST juga mendapat bantuan pembangunan ruas jalan Paku-Belanti meskipun baru terealisasi sebagian dan kini pengerjaannya telah selesai.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Rizal kembali mengusulkan sejumlah program prioritas kepada Kementerian PU RI, di antaranya pengusulan lanjutan pembangunan ruas Jalan Paku-Belanti beserta jembatannya.
Kemudian, pengajuan pembangunan Folder Selian yang dinilai sangat penting untuk pengendalian banjir sekaligus mendukung pembukaan dan pengembangan lahan pertanian baru di wilayah HST.
Selanjutnya, terkait Bendung Batang Alai, Bupati Rizal menjelaskan bahwa pembangunan saluran sekunder masih terkendala proses pembebasan lahan yang saat ini terus berjalan.
Baca juga: Komisi III DPRD HST: Pembangunan jalan Batu Perahu-Juhu harus jadi prioritas
"Apabila pembangunan saluran sekunder tersebut dapat dilaksanakan, maka diperkirakan mampu mengairi sekitar seperempat lahan pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dengan cakupan mencapai 25.771 hektare," ujarnya.
Selain itu, Bupati Rizal mengusulkan pembangunan ruas jalan Sungai Buluh-Mantaas yang akan membuka konektivitas menuju Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Dalam audiensi itu, Samsul Rizal turut menyampaikan kondisi Sungai Barabai dan Sungai Batang Alai yang saat ini mengalami pendangkalan.
"Apabila dilakukan pengerukan sungai, maka akan sangat membantu dalam upaya pengendalian dan penanggulangan banjir di wilayah Hulu Sungai Tengah," imbuhnya.
Editor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026