Barabai (ANTARA) - Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) Samsul Rizal menerima penganugerahan Kartika Pamong Praja Muda dan Pin Alumni Kehormatan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat.
"Penganugerahan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada kepala daerah yang dinilai memiliki perhatian dan komitmen terhadap pengembangan sumber daya aparatur pemerintahan serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah," kata Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi di Jatinangor, Jawa Barat, Sabtu.
Selain Bupati HST, Wakil Bupati HST Gusti Rosyaldi Elmi juga menerima Pin Alumni Kehormatan IPDN pada kegiatan tersebut, serta penghargaan serupa juga diberikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Tapin.
Baca juga: Bupati HST harapkan pejabat yang ikut diklat mampu hadirkan inovasi pelayanan publik
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Dr. Halilul Khairi dalam rangkaian kegiatan penutupan dan pembukaan Pengembangan Kompetensi Pemerintah Daerah yang diikuti kepala daerah dan pejabat pemerintah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pimpinan IPDN, peserta pengembangan kompetensi, serta sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Bupati HST Samsul Rizal menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya dapat hadir langsung di lingkungan Kampus IPDN yang dikenal sebagai lembaga pendidikan kader pemerintahan di Indonesia.
Lebih lanjut, kegiatan pengembangan kompetensi yang dilaksanakan IPDN menjadi sarana penting dalam memperkuat kapasitas aparatur pemerintah daerah agar mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis.
Baca juga: Pemkab HST utus 36 pejabat eselon II dan III ikuti diklat kepemimpinan di IPDN
“Semoga apa yang dipelajari di tempat ini dapat dibawa dan diimplementasikan di daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rizal.
Bupati Rizal juga menilai sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan pemerintahan sangat penting untuk menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
"Momentum ini juga menjadi bentuk penguatan hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dengan IPDN dalam mendukung peningkatan kompetensi aparatur sipil negara serta pengembangan kepemimpinan pemerintahan di daerah," ujarnya.
Kegiatan di Kampus IPDN Jatinangor itu juga diisi dengan agenda pembukaan program pengembangan kompetensi pemerintahan daerah yang bertujuan meningkatkan kapasitas kepemimpinan, manajerial, dan pelayanan publik bagi para pejabat pemerintahan daerah.
Pewarta: Muhammad HidayatullahEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.