Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Erna Lisa Halaby menegaskan pembangunan Banjarbaru pada tahun 2027 difokuskan pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan penataan kota yang terintegrasi.

 

"Musrenbang ini bukan hanya tahapan formal perencanaan, tetapi juga ruang dialog terbuka antara pemkot dengan seluruh stakeholder memastikan arah kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat," ujar Lisa di Banjarbaru, Senin.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota Lisa Halaby saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2027 di Aula Gawi Sabarataan Balai Kota Banjarbaru.


Baca juga: Wali Kota Lisa: kualitas pelayanan publik tidak boleh turun pasca Idul Fitri
 

Menurut Lisa, forum Musrenbang harus dimaknai sebagai satu wadah strategis menyerap aspirasi maupun menyusun kebijakan implementatif dan bukan sekadar menjadi dokumen perencanaan administratif.

 

Lisa menekankan, kebijakan yang diambil harus tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat sehingga dokumen yang disusun harus tepat sasaran, realistis, dan memberikan manfaat.

 

"Kami minta, musrenbang ini mampu menyusun dokumen perencanaan yang disusun secara tepat sasaran, realistis, dan memberikan manfaat nyata dan besar bagi kesejahteraan masyarakat," tegasnya.


Baca juga: Pemkot Banjarbaru perkuat fondasi ekonomi melalui SE2026
 

Lisa menyoroti perubahan signifikan dialami Banjarbaru sejak ditetapkan sebagai ibu kota Provinsi Kalsel pada 2022. Status itu mendorong peningkatan jumlah penduduk melalui urbanisasi dan migrasi.

 

"Kondisi itu menghadirkan tantangan dalam pemerataan pembangunan, penyediaan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik berimplikasi pada kebutuhan pembangunan yang semakin kompleks," tuturnya.

 

Meski demikian, Lisa menyebut kinerja pembangunan Banjarbaru menunjukkan tren yang positif dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2025 mencapai 6,49 persen, tertinggi di Kalsel melampaui rata-rata provinsi maupun nasional.

 

"Pertumbuhan itu didukung sektor unggulan seperti transportasi dan pergudangan, konstruksi, serta perdagangan jasa. Ke depan, akan mendorong penguatan sektor riil, khususnya pengembangan ekonomi kreatif," katanya.

 

Dikatakan Lisa, Pemkot Banjarbaru berkomitmen menyelaraskan arah pembangunan dengan kebijakan provinsi dan nasional, termasuk memperhatikan pokok-pokok pikiran DPRD setempat.

 

"Melalui sinergi itu, pembangunan Kota Banjarbaru ke depan diharapkan berjalan lebih terarah, terintegrasi, serta mampu menjawab tantangan sebagai ibu kota provinsi yang terus berkembang," katanya.

 

 

Pewarta: Yose Rizal

Editor : Mahdani


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026