Guru Haji Saiful Anshari dalam tausyiah di Masjid Assa'adah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin,. Kalimantan Selatan (Kalsel) mengungkapkan rahasia makna puasa Ramadhan.
"Kalau amal ibadah lain seperti shalat, zakat dan naik haji (jika mampu) ganjarannya surga. Sedangkan puasa Ramadhan tak cuma itu, tapi juga akan bertemu dengan Allah," ujar Guru Saiful dalam tausyiahnya sesudah shalat Subuh, Selasa.
Namun sambil bergurau, Guru Saiful berucap; "bisa jumpa Allah 'amun' (kalau) puasanya diterima. Mau puasanya diterima Allah SWT tentunya memenuhi ketentuan atau bukan sekedar menggugurkan kewajiban".
Dengan mengutip pandangan atau pendapat Asy'ari (seorang ahli sufi/tarekat dunia Islam); bahwa orang yang puasanya Allah terima masuk surga lewat pintu Ar Rayyan.
Ia menambahkan, bahwa puasa merupakan ibadah tanpa menampakkan ria seperti amal ibadah lain yang bisa mengarah kepada ria sebagaimana halnya shalat, zakat serta melaksanakan ibadah haji (rukun Islam kelima).
Baca juga: Guru Saiful ungkap dan ingatkan tanda dekat akhir zaman
Karenanya, Guru Saiful mengingatkan/mengajak kaum Muslim untuk introspeksi memperbaiki/menyempurnakan pelaksanaan ibadah puasa tersebut bernilai di sisi Allah.
"Memang Allah menyatakan, bahwa puasa Ramadhan itu untuk Ku (Allah) dan ganjaran pahalanya urusan Ku. Berbeda dengan amal ibadah lain imbalan pahala sudah jelas ditentukan," demikian Guru H Saiful Anshari.
Dalam mengungkap rahasia makna puasa Ramadhan, pengasuh salah satu pondok tahfiz (penghafal qur'an) di Banjarmasin itu juga mengutip kandungan Surah Muhammad ayat (38).
Baca juga: Guru Saiful imbau perbedaan puasa jangan "tumbur"
Sedangkan Surah Muhammad ayat (38) menegaskan, bahwa manusia diajak berinfak di jalan Allah, namun sebagian bersikap kikir. Allah Maha Kaya (tidak butuh infak), sementara manusia butuh karunia-Nya. Orang yang kikir merugikan dirinya sendiri, dan jika berpaling, Allah akan mengganti mereka dengan kaum lain yang lebih taat.
Editor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026