Situasi di Timur Tengah makin mengkhawatirkan. Sejumlah ledakan keras terdengar di Ibu Kota Qatar, Doha pada Sabtu, menurut laporan koresponden RIA Novosti, kantor berita domestik milik Rusia.

Serangkaian ledakan baru juga dilaporkan terjadi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, pada Sabtu.

Sebelumnya pada hari itu, Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan ke wilayah Iran. Setelah peristiwa tersebut Iran kemudian mengumumkan tindakan balasan.

Baca juga: Prabowo siap ke Iran redam eskalasi Timur Tengah

Baca juga: Saudi kecam serangan Iran, nyatakan solidaritas dengan UEA dan Qatar

Menurut media Iran dan Amerika, pangkalan Amerika Serikat yang berada di Kawasan Timur Tengah menjadi sasaran serangan balasan yang dilakukan pasukan Iran.

Koresponden RIA Novosti mengaku telah mendengar serangkaian ledakan dahsyat baru, yang semakin intens selama satu jam terakhir. Suara keras juga telah memicu alarm di beberapa mobil.

Empat orang di Suriah selatan juga dilaporkan tewas akibat puing-puing rudal yang berjatuhan, menurut media setempat.

Koresponden lainnya juga melaporkan serangkaian ledakan baru yang terjadi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab pada Sabtu. Setelah jeda singkat, sejumlah ledakan kembali terdengar di atas kota tersebut. Sistem pertahanan udara juga dilaporkan aktif di atas Dubai.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



 

 

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Serangkaian ledakan keras terdengar di Qatar dan Uni Emirat Arab

Pewarta: Asri Mayang Sari

Editor : Mahdani


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026