Puluhan warga Kota Tanjung,  Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menyerbu Pasar Tani PKS yang diinisiasi DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) setempat dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadhan 1447 hijriah.

Di Pasar Tani PKS Murah ini tersedia berbagai jenis sayur hasil kelompok tani binaan DPD PKS Kabupaten Tabalong serta hasil ternak, UMK dan kelompok perikanan yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Ketua DPD PKS Kabupaten Tabalong H Pahmi mengatakan pihaknya menjual  sejumlah kebutuhan pokok seperti sayur, beras, ikan, jagung dan aneka camilan dengan harga murah.

"Pasar Tani PKS ini  melibatkan pedagang, kelompok tani/ternak dan perikanan binaan  yang kami fasilitasi," jelas Pahmi didampingi anggota DPRD Tabalong Fraksi PKS Hj Sumiati dan anggota DPRD Provinsi Kalsel dari PKS Firman Yusi, Sabtu. 

Kegiatan Pasar Tani  ini sebagai tindak lanjut instruksi DPP PKS yang diagendakan empat kali dalam satu tahun untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Anggota fraksi PKS DPRD Tabalong Hj Sumiati menambahkan kegiatan ini juga hasil  kolaborasi anggota  dewan PKS di DPRD Tabalong dan wakil PKS di DPRD Provinsi  Kalsel  (Firman Yusi).

"Kegiatan ini merupakan program nasional PKS dan instruksi DPP semua DPD bisa melaksanakan Pasar Tani murah," jelas Sumiati. 

Wakil rakyat dari PKS di DPRD Provinsi Kalsel Firman  Yusi mengatakan Pasar Tani PKS di Kabupaten Tabalong diharapkan bisa memotivasi DPD PKS lainnya untuk menggelar  pasar tani murah tersebut.

“Pasar Tani PKS di Kabupaten Tabalong yang perdana dan kami mendorong semua DPD se-Kalimantan Selatan  bisa menyelenggarakan kegiatan serupa," jelas Firman.

Sementara itu produk yang dijual antara lain gula merah Rp10 ribu per biji, jagung Rp5.000 (per 3 buah), sayuran Rp10 ribu per ikat, beras  Rp65.000 per 5 kilo, ikan nila Rp35 ribu dan aneka olahan dari ikan haruan berupa abon haruan Rp35 ribu per bungkus, basreng Rp20 ribu per bungkus dan pangsit haruan Rp20 ribu per bungkus.

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Mahdani


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2026